Advertisement
Longsor Sampah di TPST Bantargebang, 3 Orang Tewas
Tangkapan layar
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Longsoran sampah di TPST Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, menewaskan tiga orang pada Minggu (8/3/2026). Korban dilaporkan tertimbun material sampah di area tempat pengolahan tersebut.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan melalui Kantor SAR Jakarta menyatakan ketiga korban terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki. Mereka diketahui merupakan pemilik warung serta sopir truk yang berada di lokasi saat kejadian.
Advertisement
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan korban meninggal dunia masing-masing bernama Enda Widayanti (25), Sumine (60), serta Dedi Sutrisno yang berprofesi sebagai sopir truk.
“Identitas korban yaitu Enda Widayanti (25) dan Sumine (60) keduanya pemilik warung, sedangkan satu lagi korban Dedi Sutrisno merupakan sopir truk,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
BACA JUGA
Desiana menambahkan tim SAR masih melakukan pendataan di lokasi kejadian karena diduga masih terdapat kendaraan truk sampah dan bangunan warung yang tertimbun material longsor.
“Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban,” katanya.
Dalam proses penanganan, Kantor SAR Jakarta mengerahkan personel dari Unit Siaga SAR Bekasi bersama tim dari BPBD Kota Bekasi dan BPBD Provinsi DKI Jakarta. Sejumlah peralatan juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi di lokasi.
Longsor Diduga Dipicu Hujan Deras
Peristiwa tersebut sebelumnya ramai dibahas di media sosial setelah sebuah video diunggah akun Instagram @lbj_jakarta.
Video itu memperlihatkan gundukan sampah di Bantargebang kembali longsor hingga menimbun beberapa truk yang berada di area tersebut.
Dalam unggahan itu disebutkan kejadian berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Longsor diduga dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi sejak siang hari.
Kondisi tumpukan sampah yang telah mencapai ketinggian kritis disebut membuat struktur gundukan menjadi tidak stabil. Material sampah kemudian meluncur turun hingga menutup akses jalan dan menimbun truk-truk yang sedang mengantre untuk proses bongkar muat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
30 Persen Talud Sungai di Jogja Rusak, Perbaikan Capai Rp100 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Periksa ASN Bea Cukai Terkait Pemindahan Uang Miliaran
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Promo Ramadan AC Aqua 1/2 PK, Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya
- Kuota Penonton PSIM vs Persijap di Bantul Naik Jadi 7.000 Orang
- Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran
- KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Rita Widyasari
Advertisement
Advertisement







