Advertisement
Pertemuan Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Abu Dhabi Menghasilkan Kesepakatan Besar
Keakraban antara Presiden Jokowi dengan Putra Mahkota Mohamed Bin Zayed di Istana Qasr Al Watan. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Pangeran Sheikh Mohammed Bin Zayed di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan di Abu Dhabi, UEA, pada Minggu (12/1/2020). Pertemuan itu ditandai dengan kesepakatan kerja sama dengan nilai hingga US$22,8 miliar untuk berinvestasi di Indonesia melalui Sovereign Welth Fund.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan mengatakan bahwa kesepakatan kerja sama itu menjadi sejarah tersendiri bagi Indonesia karena secara nilai cukup besar.
Advertisement
“Ini belum pernah ada deal sebesar ini. Dan lebih dari pada itu saya melihat tadi waktu tete a tete [pertemuan empat mata] dan makan malam rombongan Bapak Presiden dengan, apa namanya, Crowned Princes. Pertemuan betul-betul sangat cair sekali, dan Muhammad bin Zayed ini menghormati Presiden Jokowi sebagai Big Brother dia,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi di Sekretariat Kabinet, Senin (13/1/2020).
Adapun, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengemukakan kepercayaan dari Uni Emirat Arab (UEA) muncul sejak Juli 2019 yang lalu, sekitar tujuh bulan yang lalu, saat Pangeran Sheikh Mohammed Bin Zayed berkunjung di Indonesia.
BACA JUGA
Setelah pertemuan itu, Presiden menunjuk Menko Kemaritiman dan Investasi sebagai contact person dari pihak Indonesia, sementara dari UEA ditunjuk satu menteri yang melakukan komunikasi secara intensif.
“Hasilnya dalam tujuh bulan, kita bisa menyelesaikan perjanjian-perjanjian,” katanya.
Kerja sama itu, kata Retno merupakan kesepakatn konkret yang dapat dilakukan dalam waktu singkat.
“Saya yakin ini merupakan refleksi dari trust dunia terhadap Indonesia. Jadi, selain masalah investasi kita juga melakukan kerja sama lainnya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
Advertisement
Pelantikan Kadin Sleman, Pemkab Siap Berkolaborasi Bangun Investasi
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Pemerintah Siapkan THR 2026 untuk ASN, TNI, dan Polri Rp55 Triliun
- Pergatsi Gunungkidul Siapkan Piala Bupati 2026
- Jelang Ramadan 2026, Sleman Diprediksi Surplus Cabai dan Daging
- Vlogger Filipina Tewas Seusai Makan Kepiting Setan Saat Mukbang
- Pecco Bagnaia Jadi Ancaman Serius Marc Marquez di MotoGP 2026
- Igor Tudor Jadi Manajer Interim Tottenham Hotspur hingga Juni 2026
- Toyota Kijang Innova Jadi Mobil Terlaris Januari 2026, Geser BYD Atto
Advertisement
Advertisement







