BMKG: Perubahan Iklim Bikin Hujan Ekstrem Semakin Sering karena Siklus Memendek

Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
03 Januari 2020 22:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Perubahan iklim ditengarai berpengaruh pada siklus curah hujan yang kini mengakibatkan banjir di sejumlah daerah.

Hujan deras mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya saat pergantian tahun lalu. Akibatnya, sebagian wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mengalami banjir hingga mengakibatkan korban jiwa.

Kepala Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan, hujan intensitas ekstrem yang terjadi di Jabodetabek memiliki siklus tahunan. Namun, kondisi siklus tersebut saat ini semakin memendek.

“Hujan intensitas esktrem itu ada siklusnya, tapi tampaknya siklus itu semakin memendek. Yang biasanya 10 tahunan, 20 tahunan menjadi hanya dalam waktu 5 tahun atau kurang,” kata Dwikorita di kantor BPPT, Jl. Mh Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020)

Dwikorita mengakui adanya perubahan iklim menjadi salah satu penyebab mengapa sikslus hujan esktrem menjadi memendek adalah faktor lingkungan.

“Meskipun hujannya tinggi perubahan iklim itu yang mempercepat siklus itu datang. Jadi ada pengaruhnya,” tutur dia.

Belajar dari kejadian kemarin, Dwikorita mengajak semua pihak untuk dapat beradaptasi melakukan mitogasi bencana. Seperti lebih memperhatikan pringatan dini yang sudah dikeluarkan BMKG terkait cuaca.

“Kita memang perlu beradaptasi menyesuaikan mitigasi, pelajaran penting bagi kami peringatan dini yang sudah disampaikan mungkin dianggap dampak kurang dahsyat, ini pelajaran bagi kami,” katanya.

Sumber : Okezone.com