Advertisement
BPPT Telat Manfaatkan Teknologi untuk Cegah Banjir
Banjir merendam kawasan Jalan Jatinegara Barat, Kampung Pulo, Jakarta, Kamis (2/1/2020). - Antara/Nova Wahyudi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengaku terlambat menerapkan teknologi untuk mengantisipasi bencana banjir.
Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai prakiraan hujan lebat yang akan mengguyur wilayah Jabodetabek.
Advertisement
Sayangnya, BPPT tidak menghiraukan peringatan tersebut. Hammam mengaku tidak menyangka bahwa hujan yang turun pada malam pergantian tahun baru sangat besar yang menyebabkan banjir di sejumlah titik.
“Mungkin kami sudah punya prakiraan namun antisipasinya kurang. Kami tidak menduga bahwa hujannya turun begitu banyak dan kemudian menyebabkan banjir ” kata Hammam, Jumat (3/1).
Haman mengatakan bahwa banjir yang terjadi di sejumlah titik disebabkan oleh banyak faktor seperti tanggul yang jebol, intensitas hujan yang lebat, dan lain sebagainya. Banjir pun tidak hanya disebabkan oleh meluapnya air di bendungan Katulampa.
Berdasarkan prakiraan BMKG hujan lebat kembali akan mengguyur wilayah Barat Indonesia pada 5–10 Januari mendatang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPPT bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC), yakni menyemai awan dengan garam di sejumlah titik untuk meredistribusikan hujan ke wilayah laut Indonesia sehingga tidak terjadi banjir.
”Pengalaman kami pada 2013-2014 dengan TMC bisa mengurangi 30%-40% curah hujan atau sekitar 50 milimeter curah hujan per hari,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Trans Jogja Layani Wisata hingga Kampus, Cek Daftar Jalur dan Tarifnya
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Arsenal Tak Terbendung di Liga Champions, Inter Tumbang di Milan
- Jadwal SIM Corner Jogja 21 Januari 2026, Perpanjangan SIM di Mal
- Update Harga Emas Hari Ini 21 Januari 2026, Masih Melonjak
- Bus KSPN Sinar Jaya Layani Rute Jogja-Parangtritis dan Baron
- Labuhan Merapi 2026 Jadi Magnet Wisata Budaya di Lereng Gunung Merapi
- Rute Trans Jogja, Ini Daftar Lengkap 15 Jalur Aktif Saat Ini
- Libur Isra Mikraj 2026, Kunjungan Wisata Bantul Tembus 22.798 Orang
Advertisement
Advertisement



