Pimpinan Baru di KPK Selalu Diragukan, Mahfud MD Berharap Tim Firli Seperti Tim Agus Raharjo

Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kiri) berjabat tangan dengan Pimpinan KPK periode 2015-2019 (dari kiri) Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, Agus Rahardjo dan Laode M Syarif usai upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
24 Desember 2019 12:17 WIB Akhirul Anwar News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah melantik pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Periode 2019-2019 di bawah komando Firli Bahuri Cs.

Banyak yang meragukan komposisi pimpinan KPK yang meliputi Ketua Firli Bahuri dan empat wakil ketua yakni Nawawi Pomolango, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar dan Nurul Ghufron.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD berharap kepada pimpinan KPK tersebut untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, setiap ada pimpinan KPK yang baru selalu diragukan kemampuan kerjanya.

"Berdasar pengalaman, pimpinan KPK yg baru terpilih selalu diragukan," katanya dalam akun twitter yang dikutip Bisnis.com, Selasa (24/12/2019).

Mahfud mengungkapkan bahwa saat Agus Rahardjo akan menahkodai KPK juga banyak pihak yang meragukan. Tetapi setelah masuk dan bekerja ternyata bisa membuktikan performanya kepada publik. Dia berharap pimpinan KPK Firli Bahuri juga menjawab keraguan tersebut.

"Ketika Tim Agus Raharjo terpilih dulu, banyak yg meragukan tapi ternyata Ok, bagus. Mudah2an yg sekarang pun begitu pula," tutur Mahfud.

Adapun Presiden Jokowi juga telah menunjuk Dewan Pengawas KPK yakni Artidjo Alkostar, Albertino Ho, Harjono, Syamsuddin Haris dadn Rumpak Hatorangan Panggabean. Mahfud menilai Dewas KPK adalah orang yang memiliki integritas yang akan memberi harapan lebih baik terhadap lembaga antirasuah.

"Bersyukur, ditunjuknya 5 orang Dewan Pengawas KPK yg terdiri dari orang2 yg berintegritas memberi harapan bagi lebih baiknya KPK daripada yang dikhawatirkan sebelumnya. Semoga Dewas dan Komisioner bisa bersinergi menguatkan pemberantasan korupsi," ujar Mahfud.

Sumber : Bisnis.com