Ambil Formulir Pilkada, Gibran Diantar 980 Orang Naik Bus

11 Desember 2019 20:47 WIB Kurniawan News Share :

Harianjogja.com, SOLO—Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, berencana mengambil formulir pendaftaran calon wali kota (cawali) Solo ke DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) di Semarang, Kamis (12/12/2019) besok pagi.

Bapak dari Jan Ethes dan La Lembah Manah tersebut akan diantar sekitar 980 pendukungnya dengan naik bus. Gibran akan membaur bersama pendukungnya di salah satu bus.

Mereka akan bertolak dari Graha Saba Buana di Sumber, Banjarsari, sekitar pukul 09.00 WIB. Rombongan Gibran dan pendukungnya akan lewat tol.

“Antusiasme masyarakat Solo sangat tinggi dengan banyaknya peserta yang mau ikut mencapai 1.500 an orang. Tapi sudah diputuskan kami hanya menyediakan 20 bus dengan kapasitas 49 orang per bus. Mas Gibran ikut naik bus,” ujar Koordinator Pemberangkatan Gibran, Kuat Hermawan Santoso, saat jumpa pers di Warung Makan Ayam Betutu Mbok Tien Solo, Rabu (11/12/2019).

Sekitar 980 orang yang akan mengantar Gibran ke Semarang merupakan para sukarelawan dari 42 organisasi di Solo. Mereka bersepakat mengenakan kaus Indonesia Raya dengan gambar Ir. Soekarno dan sejumlah pahlawan nasional.

Seremonial dimulai dengan berkumpul di Graha Saba Buana pukul 07.00 WIB dan sambutan keberangkatan oleh Gibran pukul 08.30 WIB. Setelah itu dilanjutkan doa bersama dan start keberangkatan sekitar pukul 09.00 WIB.

Dengan mengambil jalur tol, rombongan Gibran dan pendukungnya diperkirakan tiba di Semarang pukul 10.30 WIB. Sejumlah warga Solo yang tinggal di Semarang akan menyambut kedatangan Gibran dan memainkan pentas kesenian.

“Setiba di Panti Marhaen DPD PDIP Jateng, Gibran akan langsung masuk dan mendaftar,” tutur dia.

Terkait berkas-berkas pendaftaran yag dibutuhkan, menurut Kuat, sudah disiapkan semuanya, termasuk visi-misi Gibran. Kuat mengatakan Gibran mendaftar cawali di DPD PDIP Jateng seorang diri (tanpa pasangan).

Seusai mendaftar, Gibran dijadwalkan melakukan konferensi pers baik yang difasilitasi partai maupun konferensi sendiri.

“Masyarakat Solo yang tinggal di Semarang sudah menyiapkan kesenian topeng hitam, angklung, dan barongsai,” kata dia.

Disinggung ada tidaknya pengurus PDIP Solo yang mengantar Gibran ke Semarang, Kuat menyiratkan tidak ada. Dia meminta agar seluruh pengantar bersikap ramah dan santun baik saat dalam perjalanan, saat di Semarang, hingga setiba kembali di Solo.

“Gibran menekankan jaga kondusivitas, kerja keras, santun, dan tak mengganggu orang lain,” kata dia.

 

Sumber : JIBI/Solopos