Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Basuki Tjahaja Purnama (BTP). /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA--Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahjana Purnama (BTP) akhirnya ditunjuk jadi komisaris BUMN.
Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada, Fahmy Radhi, menilai Basuki Tjahjana Purnama alias Ahok sangat cocok untuk menduduki posisi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Menurut Fahmy, dengan gaya yang keras, Ahok diyakini bisa melecut kinerja direksi PT Pertamina (Persero).
"Gaya Ahok, yang petantang-petenteng dan suka marah, lebih pas sebagai komisaris untuk melecut direksi supaya peningkatan produksi migas, membangun kilang, serta mengembangkan EBT (energi baru terbarukan)," kata Fahmy saat dihubungi Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Jumat (22/11/2019).
Fahmy menyarankan agar Ahok memperbaiki tata cara berkomunikasi, sehingga bisa menyampaikan secara baik pengawasannya terhadap dewan direksi.
"Ahok masih perlu memperbaiki cara komunikasi agar lebih baik dalam proses pengawasan direksi Pertamina," ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Badan Urusan Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menyatakan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok akan duduk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.
Hal itu dia sampaikan saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11/2019).
"Pak Basuki akan jadi Komut Pertamina," kata Erick.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp40 triliun untuk membayar angsuran dan bunga Kopdes yang jatuh tempo 27-28 September 2026.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.