Ahok Jadi Komisaris Pertamina, Akademisi UGM: Cocok untuk Melecut Direksi

Basuki Tjahaja Purnama (BTP). - Ist/ Instagram
22 November 2019 20:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahjana Purnama (BTP) akhirnya ditunjuk jadi komisaris BUMN.

Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada, Fahmy Radhi, menilai Basuki Tjahjana Purnama alias Ahok sangat cocok untuk menduduki posisi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Menurut Fahmy, dengan gaya yang keras, Ahok diyakini bisa melecut kinerja direksi PT Pertamina (Persero).

"Gaya Ahok, yang petantang-petenteng dan suka marah, lebih pas sebagai komisaris untuk melecut direksi supaya peningkatan produksi migas, membangun kilang, serta mengembangkan EBT (energi baru terbarukan)," kata Fahmy saat dihubungi Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Jumat (22/11/2019).

Fahmy menyarankan agar Ahok memperbaiki tata cara berkomunikasi, sehingga bisa menyampaikan secara baik pengawasannya terhadap dewan direksi.

"Ahok masih perlu memperbaiki cara komunikasi agar lebih baik dalam proses pengawasan direksi Pertamina," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Urusan Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menyatakan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok akan duduk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

Hal itu dia sampaikan saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11/2019).

"Pak Basuki akan jadi Komut Pertamina," kata Erick.

Sumber : Suara.com