Advertisement
Merapi Erupsi, BNPB Imbau Warga Tetap Tenang
Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Agus Wibowo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang seiring terjadinya erupsi Gunung Merapi di perbatasan DIY-Jawa Tengah pada Sabtu (9/11/2019).
"Meski terjadi erupsi, warga juga dilaporkan oleh BPBD setempat tetap beraktivitas seperti biasa," kata Agus dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Advertisement
Ia mengatakan abu tipis terdistribusi di beberapa wilayah sekitar lereng Gunung Merapi. Warga yang tinggal di Tlogo Lele, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melaporkan adanya abu tipis.
Demikian juga, kata dia, abu tipis terpantau warga di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, seperti di Desa Babadan, Kecamatan Dukun dan Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan. Sedangkan di tempat lain, warga di wilayah Turi, Pakem dan Kota Yogyakarta tidak melihat adanya abu vulkanik.
BACA JUGA
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadi awan panas letusan Gunung Merapi pada Sabtu pukul 06.21 WIB.
Awan panas letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 65 mm dan durasi kurang lebih 160 detik. Terpantau kolom letusan setinggi 1.500 meter dari puncak condong ke barat.
PVMBG masih merekomendasikan jarak bahaya tiga kilometer dari puncak. Di luar radius tersebut, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
"Terkait adanya hujan abu tipis, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik, seperti menggunakan masker saat di luar rumah," kata Agus.
Rekomendasi lain dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yaitu masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Masyakarat juga diminta waspada terhadap bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak.
"PVMBG-Badan Geologi masih menetapkan Gunung Merapi pada status level II atau waspada sejak 21 Mei 2018," kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Bandara YIA Kembali Beroperasi, Tarif Rp80 Ribu per Jam
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Google Tanamkan AI Gemini di Chrome, Ini Fungsinya
- Tesla Alami Penurunan Pendapatan Pertama, Fokus Bisnis Bergeser ke AI
- Fabio Quartararo Dibidik Honda HRC
- Final Sesama Merah Putih Warnai Thailand Masters 2026 Hari Ini
- Iran Pamer Basis Rudal Bawah Laut di Selat Hormuz
- Debut Kandang Bersama PSS, Figo Dennis Rasakan Magis Maguwoharjo
- Cegah Akun Instagram Terblokir 2026, Ini Batas Like dan Komentar Aman
Advertisement
Advertisement



