Advertisement
Diancam Akan Dibunuh, Pemred SKH Kabar Timur Lapor Polisi
Media massa, jurnalis, pers, wartawan - Ilustrasi
Advertisement
Harianjogja.com, AMBON - Pemimpin Redaksi (Pemred) Surat Kabar Harian (SKH) Kabar Timur terbitan Kota Ambon, Ongky Anakoda mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus dugaan pengancaman secara bersama-sama di depan umum yang dilakukan sekelompok orang ke SPKT Polres Pulau Ambon dan P.P Lease.
"Laporan resmi ke SPKT Polres Ambon sudah kami sampaikan dengan nomor LP/832/K/X//2019/SPKT tertanggal 22 Oktober 2019," kata Ongky anakoda di Ambon, Selasa (22/10/2019).
Advertisement
Dikatakan, laporan ini terkait dengan kehadiran sejumlah massa yang di dalamnya terdapat beberapa oknum pengacara maupun keluarga dekat seorang pengacara berinisial DN yang mengancam akan membunuh Pemred atau membakar kantor.
Kehadiran puluhan orang ini mengaku keberatan dengan pemberitaan SKH tersebut tertanggal 21 Oktober 2019 terkait skandal dugaan pembobolan dana nasabah di BNI 46 Cabang Utama Ambon.
BACA JUGA
Dalam pemberitaan itu disebutkan kalau tersangka FY alias Faradiba telah melakukan perkawinan sirih dengan pengacara berinisial DN dan rumah mewah di kawasan perumahan elit Citraland Lateri dibelikan oleh Faradiba yang diduga menggunakan uang hasil bobol dana bank.
"Mereka hadir sekitar pukul 15:30 WIT di kantor kami dan masuk ke semua lantai mencari Pemred serta seorang fotografer bernama Yanto, namun yang ditemui hanyalah salah satu wartawan bernama Rafsanjani Elly alias Ongen," jelas Ongky.
Sementara Ongen yang menerima kedatangan puluhan orang ini ada beberapa diantara mereka yang diduga sudah dalam kondisi mabuk berat.
"Dari rombongan massa yang hadir, ada beberapa yang berbicara sopan dan ingin mengklarifikasi pemberitaan media ini, namun ada juga diantara mereka yang sudah mabuk dan mengeluarkan kata-kata ancaman," jelas Ongen.
Kini para pihak terlapor masih dalam proses penyelidikan pihak Polres Pulau Ambon dan .PP. Lease.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
- Zulhas Nilai Lima Tahun Tak Cukup Wujudkan Program Prabowo
- Akademisi Diminta Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru
Advertisement
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 9 Februari, Tarif Rp12.000
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Menkop RI Dorong KDKMP Sleman Jadi Model Koperasi Modern Berbasis UMKM
- Rusun Subsidi Perkotaan Disiapkan, Kementerian PKP Gandeng Danantara
- Kota Jogja Bidik Lama Tinggal dan Belanja Wisatawan Naik di 2026
- Catat, Ini Jadwal Lengkap SIM Keliling Sleman Februari 2026
- BRIN Tekankan Ekosistem Sosial dalam Pelestarian Manuskrip Nusantara
- Bukan Karst Biasa, Badan Geologi Ungkap Keanehan Sinkhole Situjuah
- Mahasiswa Unisa Jogja Terduga Pelaku Kekerasan Diskorsing 2 Semester
Advertisement
Advertisement



