Kondisinya Membaik, Wiranto Mulai Latihan Berjalan

Menko Polhukam Wiranto digotong menuju ruang UGD Menes Medical Center (MMC) sesaat setelah diserang di Alun-alun Menes usai meresmikan ruang kuliah bersama Universitas Matlaul Anwar di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). - ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki
14 Oktober 2019 13:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat. Kekinian, kondisinya mulai membaik. Wiranto mulai bisa berjalan.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019) sekitar pukul 11.15 WIB.

"Kondisi beliau sudah membaik berkat doa seluruh masyarakat Indonesia dan beliau juga sudah latihan berjalan dan kemudian mendapat perawatan yang intens karena apapun Bapak Wiranto adalah sosok yang jadi simbol seluruh kewenangan kebijakan terkait dengan Politik Hukum dan Keamanan," kata Hasto di RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).

Meski demikian, Hasto mengaku tidak tahu sampai kapan Wiranto akan dirawat, namun ia meyakini Wiranto bisa melewati masa pemulihan dengan lancar mengingat latar belakangnya sebagai mantan Panglima ABRI era Soeharto yang memiliki fisik yang kuat.

"Kami melihat Pak Wiranto itu sangat kuat, gemblengan yang beliau alami sebelumnya sebagai TNI telah membentuk kepribadian dan fisik yang sangat kuat. tetapi meski demikian kita tetap doakan agar kesembuhan bagi beliau dan secepatnya bisa kumpul bersama keluarga," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, teroris jaringan JAD, Syahrial alias Abu Rara dan istrinya, Fitri Andriana Binti Sunarto menyerang Wiranto di depan Gerbang Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 11.54 WIB.

Pelaku penusukan tersebut secara tiba-tiba langsung menyerang adan menusuk perut Wiranto dengan Kunai (pisau kecil ala ninja) secara membabi buta.

Tenaga Ahli Menkopolhukam, Agus Zaini mengatakan Wiranto telah menjalani proses operasi pemotongan usus halus sepanjang 40 sentimeter dan kini tengah dalam proses pemulihan.

Namun hingga lima hari masa perawatan, belum keterangan medis resmi dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad.

Tak hanya Wiranto, kedua pelaku juga menyabetkan punggung Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan H Fuad. Kedua tersangka saat ini diamankan di Mako Polsek Menes Polres Pandeglang.

Sumber : Suara.com