Pemerintah Anggarkan Rp639,6 Triliun untuk 43 Program Bansos
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Ilustrasi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (24/7/2019)./Antara-Fauzi Lamboka.
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago mengatakan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh akan bertemu Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
Menurut dia, pertemuan keduanya dalam rangka silaturahmi dua tokoh politik nasional. "Surya Paloh dan Prabowo pasti bertemu namun kapan waktunya, kami belum tahu," kata Irma usai menghadiri diskusi bertajuk "Peta Politik Usai \'Pesta\' di Parlemen", di Jakarta, Sabtu (12/10/2019).
Dia mengatakan para tokoh politik harus melakukan silaturahmi karena dinamika politik saat ini harus ada kebersamaan. Menurut dia, tokoh politik nasional harus ada kebersamaan dan koordinasi antara satu dengan yang lain untuk mencapai tujuan Indonesia lebih baik.
"Partai Gerindra dan Partai NasDem memiliki niat baik sehingga tidak masalah untuk melakukan pertemuan tersebut," ujarnya.
Irma memastikan pertemuan kedua tokoh itu akan membahas bagaimana membangun Indonesia ke depan agar terjadi sinergi di antara pimpinan partai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mengalokasikan Rp639,6 triliun untuk 43 program perlindungan sosial pada 2026. Sebanyak 33,1 juta keluarga menerima bantuan.
Pemerintah menyiapkan insentif 2027 berupa magang nasional 150.000 peserta, pelatihan vokasi, PPh DTP pekerja, dan fasilitas perumahan.
DPRD Bantul bersama Disdikpora dan BKPSDM mengkaji ulang penempatan guru. Pendataan kebutuhan tenaga pendidik direncanakan mulai tahun depan.
Bahlil Lahadalia mengkaji penambahan kuota Pertalite pada akhir Oktober 2026 menyusul lonjakan konsumsi akibat peralihan dari BBM nonsubsidi.
Gerakan Pangan Murah Bantul menjual beras premium Rp14.000 per kg dan telur Rp22.000 per kg untuk membantu menjaga daya beli masyarakat.
DPRD Kulonprogo mendorong penguatan pertanian, UMKM, dan usaha lokal agar infrastruktur strategis di Temon berdampak pada ekonomi warga.