Kasus Penyadapan, DPR Minta Prabowo Kaji Pencabutan Bintang Mahaputera Listyo Sigit
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta Prabowo mengkaji pencabutan Bintang Mahaputera Adipurna yang diterima Listyo Sigit.
Ninoy Karundeng. /Facebook.
Harianjogja.com, JAKARTA--Penyidik Polda Metro Jaya direncanakan melakukan pemanggilan terhadap Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin, terkait kasus dugaan penculikan Ninoy Karundeng, relawan pendukung Jokowi.
Novel Bamukmin pun mengonfirmasi adanya pemeriksaan terhadap dirinya itu. Pasalnya, dia dipanggil penyidik Polda Metro Jaya dalam kapasitas sebagai saksi.
"Iya benar saya akan diperiksa jadi saksi hari Kamis jam 14.00 insya Allah," kata Novel saat dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa (8/10/2019).
Mengenai hal tersebut, Novel memastikan akan menghadiri panggilan dari penyidik Polda Metro Jaya. Ia mengungkapkan, dalam kesempatan itu dirinya bakal menjelaskan secara detail soal perkara ini.
"Saya sebagai warga yang taat hukum akan hadir guna menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya," ujar Novel.
Di sisi lain, Novel mengaku tidak mengetahui permasalahan sebenarnya soal dugaan penculikan dan penganiayaan yang dialami Ninoy Karundeng.
"Yang nama saya dikait-kaitkan dengan kasus Ninoy Karundeng yang saya tidak ada hubungannya sama sekali dengan kasus itu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta Prabowo mengkaji pencabutan Bintang Mahaputera Adipurna yang diterima Listyo Sigit.
Marc Marquez mengungkap peran mesin Ducati Desmosedici GP26 dan karakter ban dalam keberhasilannya memenangi MotoGP Malaysia 2026 di Sepang.
Real Madrid menang 3-2 atas AEK Athens di Liga Champions. Federico Valverde mencetak gol penentu pada menit ke-90+2.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Kamis, 5 November 2026, berawan hingga hujan ringan. Simak suhu dan kelembapan di lima kabupaten/kota.
Yenny Christin meraih penghargaan Perempuan Favorit Indonesia Creative 2026 berkat kiprahnya mengembangkan kerajinan berbasis kain lokal.
Baznas Kulonprogo memberikan beasiswa kepada 375 pelajar dan mahasiswa. Bantuan pendidikan mencapai Rp2 juta untuk setiap mahasiswa.