Maruli Simanjuntak Buka Suara soal Namanya di Bursa Panglima TNI

Newswire
Newswire Rabu, 07 Oktober 2026 11:47 WIB
Maruli Simanjuntak Buka Suara soal Namanya di Bursa Panglima TNI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang santer disebut masuk dalam bursa calon Panglima TNI.

Maruli mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan munculnya nama tersebut. Menurut dia, seluruh kepala staf angkatan juga memiliki peluang untuk menjadi calon Panglima TNI.

"Ya enggak apa-apa, kalau calon semua juga calon. Seluruh kepala staf calon," kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Maruli saat merespons isu mengenai sejumlah nama yang beredar dalam bursa calon Panglima TNI.

Maruli Sebut Hal Itu Biasa

Maruli juga menanggapi beredarnya sejumlah nama yang disebut masuk dalam bursa calon Panglima TNI. Ia menilai munculnya nama-nama tersebut merupakan hal yang biasa.

"Ya biasa," ujarnya.

Maruli saat ini menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Ia mulai menduduki jabatan tersebut sejak 29 November 2023, menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kini menjadi Panglima TNI.

Latar Belakang Maruli Simanjuntak

Maruli merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992. Ia berasal dari kecabangan infanteri, yakni Kopassus dan Detasemen Tempur Cakra.

Sebelum menjabat sebagai KSAD, jenderal bintang empat tersebut menduduki posisi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.

Maruli juga baru menerima anugerah Tanda Kehormatan Maha Putra Adi Pradana dari Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diberikan dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10).

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak merupakan salah satu perwira tinggi militer Indonesia yang memiliki rekam jejak karir dan kepemimpinan yang cemerlang. Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, pada 27 Februari 1970 ini resmi menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia pada 29 November 2023.

Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 ini mengawali dinas militernya di kecabangan Infanteri, khususnya pada korps baret merah Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Karir militernya ditempuh melalui berbagai penugasan lapangan serta operasional yang menempa kapasitas kepemimpinannya di lingkungan TNI AD.

Sebelum dipercaya menduduki posisi tertinggi di matra darat, Maruli telah mengisi sejumlah jabatan strategis. Beliau pernah mengemban amanah sebagai Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Danrem 074/Warastratama di Surakarta, hingga dipercaya menjadi Wakil Komandan Paspampres dan kemudian melesat menjabat sebagai Komandan Paspampres (Danpaspampres).

Pengalaman teritorial dan komando tempurnya semakin matang saat dipercaya menjabat sebagai Kasdam IV/Diponegoro, Panglima Kodam IX/Udayana yang membawahi wilayah Bali dan Nusa Tenggara, serta Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Selama memimpin di berbagai wilayah, Maruli dikenal aktif menaruh perhatian pada program-program sosial dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui penanganan krisis air bersih di daerah-daerah terpencil. Berbagai pengalaman penugasan strategis tersebut menempatkannya sebagai sosok pemimpin militer yang berdedikasi dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung pembangunan masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online