Perguruan Tinggi Diminta Ikut Bantu Selesaikan Masalah Papua

Presiden Joko Widodo (tengah) saat berada di Surakarta memperingati Hari Batik Nasional, Rabu (2/10/2019). - Instgaram @jokowi
03 Oktober 2019 15:17 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -  Forum Rektor Indonesia bersama Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi  di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Dalam kesempatan itu, mereka berbincang tentang banyak hal. Salah satunya adalah mengenai Papua. Salah satu rektor yang ikut bertemu Presiden, Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan Presiden menyampaikan pesan mengenai Papua kepada rektor sebagai pengelola pendidikan tinggi.

"Persoalan Papua adalah persoalan yang sangat kompleks dan diminta oleh Presiden bagaimana perguruan tinggi ikut sama-sama [membantu Papua], baik [melalui] jalur pendidikan, pengembangan sumber daya manusia di Papua, atau pendekatan kultural," kata Dwia.

Menurutnya, pendekatan pendidikan serta kultural dan pengembangan sumber daya manusia penting meningkatkan harga diri masyarakat Papua.

Seperti diketahui, perhatian masyarakat terhadap Papua meningkat belakangan ini menyusul serangkaian kerusuhan yang terjadi di sejumlah daerah di Papua. Kerusuhan itu dipicu oleh banyak sebab, salah satunya mengenai isu rasisme terhadap masyarakat Papua.

Sejumlah pihak di luar negeri, termasuk masyarakat keturunan Papua, sedang memperjuangkan kemerdekaan Papua dari Indonesia. Masalah Papua juga mendapatkan sorotan dari dunia internasional.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia