Keracunan MBG Meluas, 170 Pelajar Jombang-Nganjuk Terdampak
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Roy Suryo./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JAKARTA- Video yang menampilkan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Ketum Nasdem Surya Paloh ramai di jagat maya.
Politikus Partai Demokrat Roy Suryo ikut menanggapi video yang menampilkan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang terlihat mencueki Ketum Nasdem, Surya Paloh dalam acara pelantikan pimpinan DPR baru, kemarin.
Dari analisanya sebagai pakar telematika, Roy Suryo mengatakan Surya Paloh memang terlihat ingin mengajak Megawati bersalaman. Namun Mega, kata Roy Suryo, tidak menyadari keberadaan Paloh.
"Surya Paloh sebenarnya ingin menyalami Megawati seperti yang lain-lain. Namun memang Megawati melengos duluan terhadap Surya Paloh," ujar Roy saat dihubungi, Rabu (2/10/2019).
Ia berpandangan Megawati tidak menyadari ajakan Paloh karena masih antusias menyalami Plt Ketum PPP, Soeharso Monoarfa yang berada di sebelah Paloh. Ia mengklaim sudah melakukan analisis secara lengkap terkait kejadian ini.
"Soeharso Monoarfa datang dan menyalami Megawati, disambut dengan sangat antusias," jelasnya.
Ia juga menyebut analisa yang ia lakukan tidak berdasarkan dirinya sebagai seorang politisi. Karena sudah tidak menjabat sebagai anggota DPR ia mengaku sudah kembali menjadi pakar telematika.
"Jadi analisis ini murni tidak ada unsur politik," katanya.
Diketahui, momen antara Megawati yang cuek terhadap Surya Paloh tengah menjadi sorotan. Momen keduanya tersebut terekam kamera awak media saat peliputan pelantikan pimpinan DPR, Selasa malam.
Berdasarkan tayangan video milik KompasTV, terlihat Megawati yang menyalami sejumlah tokoh saat dirinya datang ke dalam ruang sidang. Namun saat sampai pada kursi yang diduduki Surya Paloh, Megawati tampak membuang muka ke arah sebaliknya.
Surya Paloh yang sempat berdiri menyambut kedatangan Megawati itu pun sontak duduk kembali. Momen dingin keduanya seolah menjawab kabar keretakan antara Megawati dan Surya Paloh.
Terkait peristiwa tersebut, politikus PDI Perjuangan Hendrawan menilai tindakan Megawati bukan sesuatu yang disengaja. Ia berujar, hal seperti itu lumrah terjadi mengingat acara pelantikan dipenuhi oleh para tokoh yang ingin bersalaman dengan Presiden ke-5 RI tersebut.
"Enggak ada apa-apa orang lagi jalan, dipanggil kanan kiri, saya juga sering," kata Hendrawan, hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 170 pelajar di Jombang dan Nganjuk diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG. Penyebabnya masih diselidiki.
Prabowo menegaskan Indonesia kini menjadi eksportir pangan dan menawarkan industrialisasi bersama untuk memperkuat BRICS.
Warga Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jevon Joechelin Jotham, tercatat dalam manifes Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata
Video CCTV kecelakaan maut Bekonang Sukoharjo memperlihatkan bus menabrak dua motor hingga dua korban satu keluarga meninggal dunia.
BPH Migas mengungkap kenaikan harga BBM nonsubsidi ikut mendorong permintaan Pertalite hingga 11 persen secara nasional.