Dunia Kuliner Berduka, Pemilik Bebek Goreng Haji Slamet Meninggal Dunia

Pelayat mendatangi rumah duka pemilik RM Bebek Goreng Haji Slamet, Senin (30/9/2019). - Solopos/Bony Eko Wicaksono
30 September 2019 14:54 WIB R Bony Eko Wicaksono News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Kabar duka datang dari salah satu tokoh kuliner Solo. Pemilik Rumah Makan Bebek Goreng Haji Slamet meninggal dunia di RS Kasih Ibu, Solo, Senin (30/9/2019) sekitar 04.20 WIB. Almarhum meninggal lantaran serangan jantung dan sesak nafas.

Putra keempat almarhum, Ardi Nur Prakoso, mengatakan ayahnya mengeluhkan sesak nafas dan tidak enak badan pada Sabtu (28/9/2019) malam. Kemudian Haji Slamet dibawa ke RS Kasih Ibu untuk mendapatkan perawatan medis.

"Bapak sempat dirawat di rumah sakit sejak Sabtu malam. Informasi yang saya terima dari dokter, beliau terkena serangan jantung dan meninggal pada Senin subuh," kata dia.

Almarhum berencana menunaikan ibadah umrah dengan anak dan cucunya pada November mendatang. Selama ini, almarhum juga kerap menggelar pengobatan gratis dan pengajian rutin setiap pekan.

Dari lelayu yang diterima Solopos.com, jaringan Harianjogja.com, mendiang H. Slamet akan dimakamkan di makam keluarga Hastana Kendal, Kartasura. Pemberangkatan jenazah dimulai siang ini pukul 13.00 WIB dari rumah duka di Sedahromo Lor RT 001 RW 02 Kartasura.

H. Slamet Raharjo wafat di usia 70 tahun meninggalkan tujuh anak dan 14 cucu. Kiprahnya di dunia kuliner Solo terbilang cukup cemerlang. Memulai bisnis pada tahun 1986, warung bebek H. Slamet menjadi salah satu ikon kuliner di Solo.

Warung bebek H. Slamet terkenal dengan olahan bebek yang sangat khas. Selain bebek, warung ini menyediakan olahan menu ayam kampung yang tak kalah enak.

Saking populernya, bebek goreng H. Slamet telah membuka banyak cabang dan bekerjasama dengan skema franchise. Selain di Solo dan Jogja, warung ini juga dapat ditemui hingga Surabaya, Bandung, dan Bogor.

Sumber : Solopos.com