Wonderwall dan Hey Jude Iringi Inggris ke Semifinal Piala Dunia
Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Norwegia 2-1. Wonderwall dan Hey Jude menggema di Stadion Miami.
Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Muhammad Nurdiansyah (kiri) dan Ketua BEM UGM, Atiatul Muqtadir (kanan), dijumpai di halaman kantor PUKAt UGM, Jumat (27/9/2019)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, SURABAYA - Aliansi BEM Seluruh Indonesia (SI) menolak undangan dialog dari Presiden RI Joko Widodo. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga Surabaya pun mempertanyakan motif penolakan tersebut.
"Kami menyesalkan sikap kawan-kawan BEM SI, sebab semestinya bertemu Presiden bisa membuat kawan-kawan mahasiswa langsung menyampaikan aspirasi secara terperinci, tanpa sekat dan tanpa perantara," ujar Ketua BEM Unair Agung Tri Putra di Surabaya, Jumat (27/9/2019).
Berdasarkan siaran pers yang diterima ANTARA di Surabaya, dengan bertemu Presiden secara langsung maka menjadi kesempatan mahasiswa bisa memaparkan seluruh aspirasi beserta tuntutannya.
Menurut dia, tuntutan mahasiswa se-Indonesia sebenarnya sudah jelas, yakni mulai soal pembatalah RKUHP, pengesahan RUU PKS, tuntutan dikeluarkannya Perppu KPK, penanganan kebakaran hutan, penyelesaian permasalahan di Papua dan beberapa hal lainnya.
"Terus kalau tidak mau bertemu Jokowi, bagaimana? Nanti, setelah tidak ada hasil seusai dialog dengan Presiden, maka turun lagi dan rapatkan barisan" ucapya.
BEM Unair, kata dia, siap berdialog dengan siapa pun, termasuk Presiden karena dialog adalah ciri insan kampus untuk instrumen berdialektika dengan segera mengutarakan tuntutan.
"Syarat dialog cuma dua, yaitu BEM Unair minta Presiden terbuka mendengarkan masukan agenda aksi mahasiswa dan bisa segera ditemukan jalan keluar," ucapnya.
Ia juga menilai, alasan menolak dialog dengan Presiden kurang argumentatif dan diharapkan gerakan mahasiswa tetap fokus pada tuntutan serta tidak sampai demonstrasi malah berujung manuver yang tak perlu seperti menolak ajakan dialog oleh Jokowi.
"Kasihan kami di daerah, kawan-kawan yang sudah berjuang. Kawan-kawan saya harap tetap fokus dengan tuntutan," katanya.
Sementara itu, ia juga berharap aksi mahasiswa dalam "Surabaya Menggugat" pada Kamis (26/9) bisa menjadi contoh atau model demonstrasi untuk daerah lain yang tetap mengedepankan nilai-nilai publik.
“Di Surabaya ada lebih dari 20.000 massa, tapi tak satu pun taman yang rusak dan kebersihan terjaga. Maka kawan-kawan mahasiswa harus merapatkan barisan. Jangan sampai ada kekerasan dan penyusup, karena itu justru akan melemahkan fokus memperjuangkan tuntutan," tutur Agung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Norwegia 2-1. Wonderwall dan Hey Jude menggema di Stadion Miami.
Mario Aji gagal finis di Moto2 Jerman 2026 usai crash di Sachsenring. Simak klasemen terbaru yang masih dipimpin Manuel Gonzalez.
Kia tarik 500 ribu SUV Telluride di AS karena sakelar kursi bisa picu kebakaran. Gagal diperbaiki dua kali, kini Kia pasang sekering elektronik.
Ada 15 jenis colokan dunia! Indonesia pakai Type C & F, Amerika Type A, Inggris Type G. Kenapa tidak diseragamkan? Simak sejarah dan faktanya di sini.
Sampah mulai mencemari kawasan Jembatan Kabanaran Kulonprogo hingga masuk saluran irigasi. DLH mengingatkan PKL dan pengunjung lebih peduli kebersihan.
Celine Evangelista mengaku telah menikah lagi dengan pria saleh. Ia beralasan mengikuti sifat taghaful dalam Islam, cukup syiarkan ke keluarga dan sahabat terde