Advertisement
Polisi Usut Sindikat Pemasok Mobil Bodong ke Timika Papua
Ilustrasi penangkapan - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, TIMIKA--Kepolisian Resor Mimika menyelidiki sindikat perdagangan atau pemasok mobil bodong dari luar Papua ke Timika yang kian marak akhir-akhir ini.
Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Timika, Sabtu, mengatakan berdasarkan laporan perusahaan penjamin kredit (leasing) yang diterima jajarannya, tercatat ada lebih dari 250 unit kendaraan roda empat dari berbagai tipe dan merek tanpa dilengkapi surat-surat kepemilikan kendaraan bermotor seperti BPKB dan STNK (mobil bodong) yang didatangkan secara diam-diam ke Timika melalui Pelabuhan Pomako.
Advertisement
"Berdasarkan laporan dari pihak leasing, mobil-mobil itu didatangkan dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi ke Timika secara diam-diam. Kendaraan tersebut rata-rata belum melunasi angsuran kredit ke dealer dan sengaja digelapkan ke wilayah Timika," kata Agung.
Kapolres menambahkan, kendaraan "bodong" tersebut tidak hanya roda empat, namun juga terdapat kendaraan roda dua.
BACA JUGA
Beberapa diantaranya diamankan petugas Satuan Lalu Lintas Polres Mimika saat razia kendaraan di Kota Timika. Bahkan beberapa lagi terungkap saat pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Sehubungan dengan itu, Kapolres Mimika memerintahkan jajaran Satuan Lalu Lintas di bawah kepemimpinan AKP Viky Pandu Widhapermana agar mengusut tuntas kasus itu sekaligus menyeret ke meja hijau oknum-oknum yang terlibat dalam sindikat jual"beli "mobil bodong" tersebut.
"Saya minta Kasat Lantas bersama jajarannya untuk mengusut tuntas kasus tersebut," kata Agung.
Kasat Lantas Polres Mimika AKP Viky Pandu Widhapermana mengatakan jajarannya akan terus menggiatkan razia kendaraan bermotor sebagai salah satu langkah untuk menertibkan kendaraan tanpa kepemilikan surat-surat kendaraan yang jelas.
Mantan Kapolsek Wamena Kota Polres Jayawijaya itu mengatakan tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas di Kota Timika menjadi pekerjaan rumah untuk diselesaikan.
"Tentu ini menjadi tantangan buat kami. Kami akan berupaya untuk menggiatkan sosialisasi ke sekolah-sekolah, komunitas-komunitas, instansi pemerintah daerah dan dunia usaha agar kasus lakalantas dan pelanggaran lalu lintas di Kota Timika bisa kita tekan. Ini membutuhkan kerja bersama dari semua komponen," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
- SPPG NU Diresmikan di Lombok, Dorong Gizi Santri dan Ekonomi Umat
Advertisement
Jadwal KRL dari Stasiun Tugu ke Palur, Senin 23 Februari 2026
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 22 Februari, Ini Rincannya
- Jadwal Imsak DIY Minggu 22 Februari 2026
- Food Bank Jogja 2026 Diperkuat, Lahan Tersisa 16 Hektare
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 22 Februari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress, Minggu 22 Februari 2026
- Kebakaran Rumah di Blimbingsari Sleman, Kerugian Capai Rp100 Juta
- Bus DAMRI Jogja-YIA, Cek Jadwal Lengkap 22 Februari 2026
Advertisement
Advertisement







