Hari Keempat Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Basarnas Kerahkan 13 Kapal ke 4 Sektor
Basarnas memperluas pencarian lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda ke empat sektor dengan mengerahkan 13 kapal pada hari keempat.
Karhutla di Sampit, Kalimantan Tengah. /Antara
Harianjogja.com, KOTAWARINGIN TIMUR - Warga di Perumahan Betang Raya Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 6,5 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Kamis (19/9/2019) sore panik lantaran kebakaran nyaris membakar sekolah dan rumah warga.
"Tadi siang ketika kami rapat, tidak ada terlihat api. Tapi tadi sekitar pukul 15.30 WIB saya dikabari bahwa ada kebakaran lahan di samping sekolah kami," kata Kepala SMPN 8 Sampit, Wilem seperti dikutip Antara.
Api sangat besar berkobar dan membakar semak lahan kosong di samping kanan sekolah itu. Api juga terlihat di bagian belakang sekolah sehingga membuat pihak sekolah khawatir api merambat ke bangunan sekolah mereka.
Api dengan cepat menjalar hingga ke sisi jalan di depan sekolah. Di saat bersamaan, kebakaran lahan juga terjadi di lahan kosong belakang Perumahan Betang Raya. Perumahan ini letaknya berseberangan dengan SMPN 8 Sampit, hanya dipisahkan jalan selebar enam meter.
Besarnya kobaran api di belakang perumahan itu membuat warga panik. Sejumlah ibu bahkan terlihat menangis histeris karena api hanya tinggal beberapa meter dari rumah mereka. Mereka keluar berlari dari rumah dengan menerobos kepulan asap yang sudah memenuhi kawasan itu.
Salah seorang perempuan terlihat histeris karena anak perempuannya masih berada dalam rumah. Petugas gabungan pun bergegas mengevakuasi anak perempuan tersebut menjauh dari lokasi kebakaran lahan.
"Semua armada yang terdekat segera dikerahkan ke sini. Prioritaskan karena apinya sudah dekat dengan perumahan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur Muhammad Yusuf yang ikut mengangkat selang membantu memadamkan api.
Belasan mobil pemadam kebakaran dan mobil operasional sejumlah satuan organisasi perangkat daerah yang dibekali tandon air dan mesin pompa, bolak-balik menyuplai air untuk memadamkan kebakaran karena di lokasi itu tidak terdapat sumber air.
Saat bersamaan, kebakaran lahan juga terjadi di lokasi berdekatan, hanya sekitar 500 meter. Petugas pun akhirnya dibagi ke sejumlah titik yakni memadamkan api di sekitar SMPN 8 Sampit, Perumahan Betang Raya dan lahan di sisi jalan menuju perumahan tersebut.
Hingga menjelang Magrib, petugas masih memadamkan sisa api dan melakukan pendinginan. Kebakaran lahan gambut harus disiram berulang-ulang agar api di dalam tanah juga padam. Jika tidak, api bisa kembali muncul dan memicu kebakaran berulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas memperluas pencarian lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda ke empat sektor dengan mengerahkan 13 kapal pada hari keempat.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.