Wuling Air ev Dimodifikasi dengan Sentuhan Ilustrasi Khas Indonesia
Wuling Motors, Otoproject, dan SOVLO berkolaborasi memodifikasi Air ev dengan aksesori kendaraan dan ilustrasi khas Indonesia di IMX 2026.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JAYAPURA--Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja mengakui, anggotanya sudah menangkap Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Agus Kosay yang merupakan organisasi mendukung lepasnya Papua dari NKRI di kawasan Hawaii, Sentani, Selasa (17/9/2019) malam.
Dikutip Antara Rudolf Rodja mengatakan selain menangkap Agus Kosay pihaknya juga meringkus Doni Itlay, anggota KNPB yang saat itu keduanya sedang mengendarai sepeda motor. Mantan Kapolda Papua Barat itu mengaku, sepeda motor yang dikendarai keduanya merupakan kendaraan curian.
Saat ditangkap keduanya tidak melakukan perlawanan, aku Rodja seraya menambahkan Agus Kosay sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Ketika ditanya tentang berapa banyak anggota KNPB yang masuk DPO, Kapolda Papua enggan mengungkapkan namun yang pasti pihaknya akan menangkap mereka yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi makar .
“Polisi akan menangkap mereka yang sudah masuk dalam DPO,” tegas Irjen Pol Rodja.
Sebelumnya polisi juga sudah menangkap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) USTJ AG dan mantan Ketua BEM Fisip Uncen FBK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wuling Motors, Otoproject, dan SOVLO berkolaborasi memodifikasi Air ev dengan aksesori kendaraan dan ilustrasi khas Indonesia di IMX 2026.
Aduan pungutan Rp300.000 untuk pendatang di Jambean, Bantul, diselidiki Inspektorat. Lurah Triwidadi menegaskan surat domisili gratis.
BGN meminta masyarakat mengumpulkan bukti dugaan penipuan pembukaan SPPG dan menegaskan pendaftaran mitra MBG tidak dipungut biaya.
UMY, UMS, UNDIP, dan MDMC meluncurkan SIGUMI di Karangasem untuk memperkuat komunikasi risiko bencana di kawasan wisata rawan bencana.
Warga Karangmojo yang hilang tiga hari ditemukan tewas setelah kecelakaan tunggal di Rongkop, Gunungkidul, Senin (12/10/2026).
Ratusan warga Madura mendatangi Polresta Jogja mempersoalkan laporan terhadap pengurus KMY terkait kesepakatan jarak toko kelontong.