Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.930 per Dolar AS
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Ilustrasi vaksin./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA- Kabar baik bagi masyarakat dunia, karena saat ini sudah ada vaksin untuk penyakit malaria.
Malaria masih menjadi salah penyakit pembunuh anak-anak terbesar di daratan Afrika, termasuk Kenya. Diperkirakan, setiap dua menit ada satu anak meninggal karena penyakit ini.
Atas dasar itu, Kenya akan menggunakan vaksin malaria pertama di dunia.
"Kami masih memiliki 27 persen insiden infeksi malaria untuk anak-anak di bawah usia lima tahun," tutur Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kenya, Wekesa Masasabi, dilansir Reuters, Jumat (13/9/2019).
Masasabi mengatakan, Kenya berencana mengedarkan vaksin ke 47 provinsi di negaranya dalam waktu dua tahun. Diharapkan program ini dapat menurunkan angka kematian karena malaria.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menyebut, eradikasi malaria menjadi salah satu program yang bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Diperkirakan, butuh satu generasi agar malaria benar-benar bisa hilang dari bumi.
Data WHO menyebut 219 juta orang terinfeksi malaria di tahun 2017, dengan 435.000 di antaranya meninggal dunia. Sebagian besar korban meninggal merupakan bayi dan anak-anak di negara miskin Afrika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Dialog Pemberdayaan Harian Jogja Insights, Kemenko PM, dan UGM membahas kendala perizinan, pemasaran, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Rupiah menguat 5 poin ke Rp17.894 per dolar AS, didukung penurunan harga minyak dan indeks dolar AS, sementara sentimen domestik masih dicermati.
Pakar UGM mengingatkan masyarakat agar tidak panik terkait isu pes di Siberia dan menekankan penguatan surveilans tikus serta kesiapan tenaga kesehatan.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp132.850 per kg, telur ayam Rp32.150, serta harga beras, daging, gula, dan minyak goreng.
Kemenkes mengusulkan standar tarif pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji mulai Rp800.000 untuk mengurangi ketimpangan biaya dan memperketat istithaah.