Advertisement
Arus Kendaraan ke Puncak Bogor Masih Lancar H-7 Lebaran 2026
Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Azhari menunjukkan lalu lintas kendaraan di Jalur Puncak yang terekam CCTV di Pos Terpadu Simpang Gadog di Kabupaten Bogor pada Sabtu (14/3/2026). (ANTARA - Farika Nur Khotimah)
Advertisement
Harianjogja.com, BOGOR—Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak di Kabupaten Bogor masih terpantau lancar pada Sabtu pagi atau H-7 Idul Fitri 2026. Kepolisian mencatat volume kendaraan yang menuju Puncak dari gerbang tol masih berada di bawah ambang penerapan rekayasa lalu lintas.
Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Ardian Novianto Azhari, mengatakan arus kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak hingga Sabtu pagi tercatat sekitar 1.100 kendaraan per jam.
Advertisement
"Berdasarkan pemantauan CCTV dan laporan anggota di lapangan, arus masih terpantau lengang. Data kendaraan yang keluar dari GT Ciawi menuju Puncak sekitar 1.100 kendaraan per jam," kata Ardian di Pos Terpadu Simpang Gadog.
Ia menjelaskan kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah apabila jumlah kendaraan yang melintas menuju Puncak meningkat hingga mencapai sekitar 2.000 kendaraan per jam.
BACA JUGA
Menurut Ardian, selama bulan Ramadan aktivitas wisata masyarakat di kawasan Puncak biasanya mengalami penurunan pada pagi hingga siang hari. Pola tersebut juga terlihat pada periode pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
"Memang saat bulan puasa aktivitas wisata relatif berkurang. Biasanya peningkatan baru terlihat menjelang sore hari setelah pukul 16.00 WIB," katanya.
"Menjelang sore hari atau selesai ibadah shalat asar, ini akan terjadi peningkatan kembali, karena memang aktivitas masyarakat yang mungkin akan ke pasar atau mencari takjil," ia menjelaskan.
Karena itu, pengaturan arus kendaraan selama Ramadan lebih difokuskan pada waktu sore hari, terutama di sejumlah titik yang rawan kepadatan di jalur menuju Puncak.
Enam titik yang menjadi perhatian petugas antara lain Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, serta kawasan Gunung Mas.
Operasi Ketupat 2026 di kawasan Puncak sendiri telah memasuki hari kedua. Selama operasi berlangsung, kepolisian melakukan pemantauan lalu lintas melalui kamera CCTV, penempatan personel di lapangan, serta analisis data kendaraan yang melintasi gerbang tol guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan menjelang Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
- Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak Pelajaran Mahal dari Tragedi Bekas
- RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
- Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta
- Belajar dari Tragedi Bekasi, Ini Aturan Wajib di Perlintasan Kereta
Advertisement
Kasus Little Aresha, Sultan Tutup Semua Daycare Tak Berizin di DIY
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UGM Gelar CITIEA 2026, Sinergi Vokasi RI-Tiongkok
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Ini Penjelasan PT KAI
- Dugaan Pungli Lurah Kulonprogo Diselidiki, Bupati Turun Tangan
- Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak
- Puluhan Korban Kecelakaan KRL Bekasi Timur Dilarikan ke RS
- DPRD DIY Ajak Warga Ponjong Disiplin Kelola Sampah dari Rumah
Advertisement
Advertisement








