Profil Irjen Slamet Uliandi, Ahli Reserse dan Siber Tersangka Penyadapan Presiden
Profil Irjen Slamet Uliandi, perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 yang berpengalaman di bidang reserse, siber, dan teknologi informasi.
Ilustrasi beasiswa/Ist-mmhealth.org
Harianjogja,com, JOGJA—Pemerintah Belanda melalui Studeren in Nederland atau StuNed telah menghabiskan sekitar 84 Juta Euro atau sekitar Rp1,3 triliun untuk membiayai mahasiswa Indonesia melalui skema beasiswa selama 20 tahun. Alumninya sebanyak 4.619 saat ini menduduki posisi strategis dan berkarya di berbagai bidang.
StuNed merupakan satu-satunya beasiswa bilateral dari pemerintah Belanda dengan skema pembiayaan secara penuh. Program ini didanai oleh Kementrian Luar Negeri Belanda melalui kedutaan besar Belanda di Jakarta dan dikelola oleh Nuffic Neso Indonesia yang merupakan perwakilan luar negeri dari organisasi Belanda untuk internasionalisasi pendidikan di Belanda.
Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns menyatakan, adanya program beasiswa itu menunjukkan konsistensi pemerintah Belanda untuk membangun keunggulan manusia Indonesia di berbagai bidang. Mulai dari kepastian dan penegakan hukum, ketahanan pangan, pengelolaan air, iklim investasi dan kesehatan masyarakat.
“Sejak diluncurkan tahun 2000 StuNed telah berperan aktif dalam membangun SDM di Indonesia yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia. StuNed ini bisa menjadi jembatan kedua negara,” terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (12/9/2019).
Sejak tahun 2000 hingga saat ini Belanda telah mengeluarkan dana sebanyak 84,2 juta Euro atau sekitar Rp1,3 triliun untuk membiayai mahasiswa melalui berbagai skema beasiswa. Adapun dari total 84,2 juta Euro itu terdiri atas, pada medio 2000 hingga 2009 sebanyak 43,3 juta Euro yang diprioritaskan untuk pendidikan wanita dan luar Jawa. Kemudian pada 2010 hingga 2015 sebanyak 31,2 juta Euro untuk prioritas 50 organisasi mitra dan pada 2016 hingga 2021 sebanyak 9,7 juta Euro untuk bidang bilateral. “Total sudah ada 4.619 alumni yang bergiat di berbagai bidang,” katanya.
Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tuijl mengatakan para alumni StuNed mampu membuktikannya dengan berbagai kiprah, menduduki posisi strategis dan karya nyata yang telah dihasilkan. Ia berharap para alumni tersebut mampu memainkan peran penting sebagai ujung tombak kerja sama bilateral yang berdampak saling menguntungkan bagi Belanda dan Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk lebih menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai organisasi pemerintah, pendidikan tinggi, swasta dan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia untuk mengembangkan StuNed menjadi progam yang lebih relevan dengan tantangan lokal maupun global,” ucapnya.
Koordinator Beasiswa StuNed Indi Hardono menambahkan sejumlah alumni StuNed yang sudah berkiprah nyata seperti Giri Supradiono yang menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Munafrizal Manan Komisioner di Komnas HAM dan Neil Semuel Rupidara, Rektor Universitas Kristen Satya Wacana.
“Perayaan 20 tahun StuNed ini bertujuan untuk memberikan highlight pencapaian dan impact dalam 20 tahun terakhir dan menentukan tujuan di masa yang akan datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Irjen Slamet Uliandi, perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1994 yang berpengalaman di bidang reserse, siber, dan teknologi informasi.
Empat pengguna beralih dari Windows ke Linux karena privasi dan kendali data. Simak alasan, pengalaman, serta tantangan migrasinya.
Indonesia menyiapkan wakil di lima sektor Kumamoto Masters Japan 2026. Putri KW menjadi satu-satunya wakil tunggal putri.
Tiga penulis lagu asal AS menarik gugatan plagiarisme terhadap lagu Swim BTS. Perkara dihentikan tanpa putusan soal dugaan penjiplakan.
Pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS November 2026. Simak dokumen persiapan dan informasi penting bagi calon pelamar.
Presiden Como Mirwan Suwarso ingin membangun identitas permainan ala Barcelona dan menerapkan strategi perekrutan pemain seperti Brighton serta Brentford.