Jadwal SIM Keliling Polda DIY Jumat 6 November 2026 di Kalitirto Berbah, Cek Jamnya
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Ilustrasi beasiswa/Ist-mmhealth.org
Harianjogja,com, JOGJA—Pemerintah Belanda melalui Studeren in Nederland atau StuNed telah menghabiskan sekitar 84 Juta Euro atau sekitar Rp1,3 triliun untuk membiayai mahasiswa Indonesia melalui skema beasiswa selama 20 tahun. Alumninya sebanyak 4.619 saat ini menduduki posisi strategis dan berkarya di berbagai bidang.
StuNed merupakan satu-satunya beasiswa bilateral dari pemerintah Belanda dengan skema pembiayaan secara penuh. Program ini didanai oleh Kementrian Luar Negeri Belanda melalui kedutaan besar Belanda di Jakarta dan dikelola oleh Nuffic Neso Indonesia yang merupakan perwakilan luar negeri dari organisasi Belanda untuk internasionalisasi pendidikan di Belanda.
Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns menyatakan, adanya program beasiswa itu menunjukkan konsistensi pemerintah Belanda untuk membangun keunggulan manusia Indonesia di berbagai bidang. Mulai dari kepastian dan penegakan hukum, ketahanan pangan, pengelolaan air, iklim investasi dan kesehatan masyarakat.
“Sejak diluncurkan tahun 2000 StuNed telah berperan aktif dalam membangun SDM di Indonesia yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia. StuNed ini bisa menjadi jembatan kedua negara,” terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (12/9/2019).
Sejak tahun 2000 hingga saat ini Belanda telah mengeluarkan dana sebanyak 84,2 juta Euro atau sekitar Rp1,3 triliun untuk membiayai mahasiswa melalui berbagai skema beasiswa. Adapun dari total 84,2 juta Euro itu terdiri atas, pada medio 2000 hingga 2009 sebanyak 43,3 juta Euro yang diprioritaskan untuk pendidikan wanita dan luar Jawa. Kemudian pada 2010 hingga 2015 sebanyak 31,2 juta Euro untuk prioritas 50 organisasi mitra dan pada 2016 hingga 2021 sebanyak 9,7 juta Euro untuk bidang bilateral. “Total sudah ada 4.619 alumni yang bergiat di berbagai bidang,” katanya.
Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tuijl mengatakan para alumni StuNed mampu membuktikannya dengan berbagai kiprah, menduduki posisi strategis dan karya nyata yang telah dihasilkan. Ia berharap para alumni tersebut mampu memainkan peran penting sebagai ujung tombak kerja sama bilateral yang berdampak saling menguntungkan bagi Belanda dan Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk lebih menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai organisasi pemerintah, pendidikan tinggi, swasta dan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia untuk mengembangkan StuNed menjadi progam yang lebih relevan dengan tantangan lokal maupun global,” ucapnya.
Koordinator Beasiswa StuNed Indi Hardono menambahkan sejumlah alumni StuNed yang sudah berkiprah nyata seperti Giri Supradiono yang menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Munafrizal Manan Komisioner di Komnas HAM dan Neil Semuel Rupidara, Rektor Universitas Kristen Satya Wacana.
“Perayaan 20 tahun StuNed ini bertujuan untuk memberikan highlight pencapaian dan impact dalam 20 tahun terakhir dan menentukan tujuan di masa yang akan datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Oki Rengga meminta maaf setelah videonya berdebat dengan suporter PSMS soal spanduk kritik karhutla di Stadion Utama Sumatera Utara viral.
Asita DIY meminta koordinasi pengamanan Titik Nol diperkuat agar kenyamanan wisatawan dan citra wisata Jogja tetap terjaga.
Bryan Adams merilis How’s It Goin’, album yang mengangkat sejarah Kanada sekaligus menyindir kebijakan Donald Trump terhadap negaranya.
CFMoto 125SC-S 2027 debut di EICMA 2026 dengan mesin 124,95 cc, ABS, traction control, layar TFT, dan bagasi 30 liter.
Benfica, Bournemouth, dan Ferencváros mengoleksi 12 poin di Liga Europa. Juventus naik ke lima besar, sedangkan AC Milan terpuruk di posisi ke-28.