Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Jumat 23 Oktober 2026, Cek Tarif
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 23 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jam keberangkatannya.
Ilustrasi beasiswa/Ist-mmhealth.org
Harianjogja,com, JOGJA—Pemerintah Belanda melalui Studeren in Nederland atau StuNed telah menghabiskan sekitar 84 Juta Euro atau sekitar Rp1,3 triliun untuk membiayai mahasiswa Indonesia melalui skema beasiswa selama 20 tahun. Alumninya sebanyak 4.619 saat ini menduduki posisi strategis dan berkarya di berbagai bidang.
StuNed merupakan satu-satunya beasiswa bilateral dari pemerintah Belanda dengan skema pembiayaan secara penuh. Program ini didanai oleh Kementrian Luar Negeri Belanda melalui kedutaan besar Belanda di Jakarta dan dikelola oleh Nuffic Neso Indonesia yang merupakan perwakilan luar negeri dari organisasi Belanda untuk internasionalisasi pendidikan di Belanda.
Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Lambert Grijns menyatakan, adanya program beasiswa itu menunjukkan konsistensi pemerintah Belanda untuk membangun keunggulan manusia Indonesia di berbagai bidang. Mulai dari kepastian dan penegakan hukum, ketahanan pangan, pengelolaan air, iklim investasi dan kesehatan masyarakat.
“Sejak diluncurkan tahun 2000 StuNed telah berperan aktif dalam membangun SDM di Indonesia yang sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia. StuNed ini bisa menjadi jembatan kedua negara,” terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (12/9/2019).
Sejak tahun 2000 hingga saat ini Belanda telah mengeluarkan dana sebanyak 84,2 juta Euro atau sekitar Rp1,3 triliun untuk membiayai mahasiswa melalui berbagai skema beasiswa. Adapun dari total 84,2 juta Euro itu terdiri atas, pada medio 2000 hingga 2009 sebanyak 43,3 juta Euro yang diprioritaskan untuk pendidikan wanita dan luar Jawa. Kemudian pada 2010 hingga 2015 sebanyak 31,2 juta Euro untuk prioritas 50 organisasi mitra dan pada 2016 hingga 2021 sebanyak 9,7 juta Euro untuk bidang bilateral. “Total sudah ada 4.619 alumni yang bergiat di berbagai bidang,” katanya.
Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tuijl mengatakan para alumni StuNed mampu membuktikannya dengan berbagai kiprah, menduduki posisi strategis dan karya nyata yang telah dihasilkan. Ia berharap para alumni tersebut mampu memainkan peran penting sebagai ujung tombak kerja sama bilateral yang berdampak saling menguntungkan bagi Belanda dan Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk lebih menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai organisasi pemerintah, pendidikan tinggi, swasta dan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia untuk mengembangkan StuNed menjadi progam yang lebih relevan dengan tantangan lokal maupun global,” ucapnya.
Koordinator Beasiswa StuNed Indi Hardono menambahkan sejumlah alumni StuNed yang sudah berkiprah nyata seperti Giri Supradiono yang menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan Publik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Munafrizal Manan Komisioner di Komnas HAM dan Neil Semuel Rupidara, Rektor Universitas Kristen Satya Wacana.
“Perayaan 20 tahun StuNed ini bertujuan untuk memberikan highlight pencapaian dan impact dalam 20 tahun terakhir dan menentukan tujuan di masa yang akan datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 23 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jam keberangkatannya.
Disdikpora Kulonprogo mendorong wajib belajar prasekolah satu tahun sebelum SD, dengan fokus pada pemerataan akses dan peningkatan kualitas PAUD.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan telah menaati putusan MA terkait sengketa INI dan berharap dualisme kepengurusan segera berakhir.
PSIM Jogja menghadapi Isenmulang tanpa Ze Valente akibat kartu merah. Laskar Mataram berupaya bangkit setelah lima kekalahan beruntun.
Luhut mengusulkan penyesuaian definisi korupsi merujuk UNCAC. KPK menolak penghapusan total unsur kerugian negara dan membuka opsi delik pemberatan.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.