Advertisement
Beasiswa PB Djarum Disetop, Ini Skenario Pemerintah untuk Atlet Bultangkis
Menkopolhuman Wiranto - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemerintah tengah menyiapkan skenario beasiswa untuk atlet bulutangkis pasca dihentikannya beasiswa serupa dari PB Djarum.
Ketua Umum PBSI Wiranto mengatakan telah menyiapkan konsep baru baru pasca PB Djarum menghentikan audisi bulutangkis.
Advertisement
Wiranto memastikan tetap akan ada beasiswa yang diberikan bagi atlet muda berbakat bulutangkis Indonesia.
Wiranto menuturkan konsep baru tersebut akan dikeluarkan pasca dihentikannya beasiswa PB Djarum pada 2020.
BACA JUGA
Beasiswa PB Djarum itu sendiri dipastikan Wiranto akan tetap berjalan hingga 2019.
"Sampai 2019 lanjutkan. Nanti ada satu konsep baru, sudah ada pembicaraan," kata Wiranto di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).
Wiranto menilai polemik yang terjadi antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak perlu dibesar-besarkan.
Wiranto pun berharap agar perbedaan pendapat diantara keduanya tersebut dapat dibicarakan dengan baik-baik.
"Ada kesadaran dari dua belah pihak. Yang satu merasa ini penting untuk pembinaan bulutangkis ke depan. Kan ketat sekali sekarang. Yang satu lagi jangan sampai nanti memanfaatkan anak-anak ini sebagai kampanye iklan rokok. Itu aja ko susah, sudah selesai," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, PB Djarum memutuskan menghentikan audisi umum pencarian bakat bulutangkis yang telah mereka selenggarakan sejak 2006. Penghentian itu akan dimulai pada 2020.
Keputusan itu diambil PB Djarum lantaran dituding KPAI telah melakukan praktik eksploitasi anak lewat program pencarian bakat.
Penggunaan brand Djarum pada kaos masing-masing peserta audisi, dianggap KPAI sebagai sarana iklan rokok terselubung yang memanfaatkan tubuh anak sebagai medianya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bus KSPN Jogja ke Parangtritis dan Baron, Tarif Mulai Rp12.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement








