Gudang Garam Investasi Rp9 Triliun untuk Kelola Bandara Internasional Kediri
Nilai investasi bandara diperkirakan akan menghabiskan dana Rp6 triliun hingga Rp9 triliun yang ditanggung penuh oleh perseroan.
Megawati saat berada di Seoul, Korea Selatan - Dok. Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Suatu saat nanti akan terjadi reunifikasi Korea atau Korea bersatu. Pengalaman di Jerman sudah menunjukkan bahwa Jerman Barat dan Jerman Timur bisa bersatu meski pun dulu banyak yang menilai tak mungkin terjadi.
Demikian diungkap Megawati saat berbincang dengan wartawan usai tiba di Seoul, Korea Selatan, Senin (26/8/2019) malam waktu setempat, usai menjadi salah satu pembicara utama pada DMZ International Forum on the Peace Economy.
Megawati memang sudah langganan bila ada pertemuan dan konferensi mengenai perdamaian di Korea karena ayahnya, Bung Karno berhubungan baik dengan pemimpin Korea Utara dan Selatan sejak dahulu.
"Dan pada kenyataannya formulasi yang saya sampaikan pada Almarhum Kim Jong Il, pada waktu itu, maupun pada Presiden Korsel saat itu Roh Mo Hyun, itu sebenarnya sudah saya lihat hubungannya mendekat. Tapi kita sendiri mengerti ada perkembangan politik tersendiri," kata Megawati dikutip dari keterangan resminya yang diterima JIBI/Bisnis pada Selasa (27/8/2019).
Dijelaskan Megawati, dirinya sudah berkali-kali bertemu dan berkomunikasi dengan pemimpin Korea Utara dan Selatan. Keduanya memang berkeinginan kuat untuk menghubungkan kembali persaudaraan itu masih kuat.
Megawati mengaku diminta kembali bisa membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan diantara Korea Utara dan Selatan. Ia menyarankan agar apapun kondisinya, tak ada yang menyerah untuk perjuangan ke arah perdamaian kedua negara.
"Saya bilang jangan menyerah. Karena apapun tidak hanya persoalan politik saja. Tapi ini masalah kekeluargaan yang dipecah sedemikian rupa akibat politik. Sehingga tentunya, saya sangat yakin mereka akan menjadi satu negara kembali," harapnya.
"Mungkin nanti satu negara dua sistem. Karena kalau kita lihat kan Jerman akhirnya bisa bersatu, yang pada waktu itu rasanya tidak mungkin," sambung Ketua Umum DPP PDI Perjuangan tersebut.
Keberadaan Megawati di Seoul adalah dalam rangka mengikuti DMZ International Forum on the Peace Economy, dan menjadi salah satu pembicara utama bersama mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroder, mantan PM Jepang Yukio Hatoyama, Presiden pertama Mongolia Punsalmaagiin Ochirbat, serta beberapa tokoh penting lainnya dari Rusia, AS, dan Norwegia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Nilai investasi bandara diperkirakan akan menghabiskan dana Rp6 triliun hingga Rp9 triliun yang ditanggung penuh oleh perseroan.
Dokter mengingatkan risiko konsumsi daging kurban berlebihan saat Idul Adha. Simak batas aman dan tips sehat agar terhindar hipertensi dan kolesterol.
Nilai TKA SD dan SMP 2026 resmi dibuka mulai pukul 13.00 WIB. Berikut cara cek hasil TKA di tka.kemendikdasmen.go.id.
UPNVY menerima 2.955 mahasiswa SNBT 2026. Teknik Kimia, Teknik Pertambangan, dan Ilmu Komunikasi jadi prodi paling ketat.
Bocoran Samsung Galaxy S26 FE muncul dengan desain mirip Galaxy S26, tiga kamera vertikal, dukungan Qi2, dan chipset Exynos 2500.
Sultan HB X dorong Raperda perfilman dan karst untuk lindungi budaya dan lingkungan Jogja secara berkelanjutan.