Gantikan Irza, Orangtua Korban Kecelakaan Maut di Puskesmas Mojosongo Boyolali Hadiri Wisuda

Orang tua Irza Laila Nur Trisna Winandi, Nur Rohman dan Dwi Yani Merbawaningrum, hadir dalam wisuda sarjana UNS Solo, Sabtu (24/8 - 2019), di auditorium UNS. (Istimewa/Humas UNS Solo)
24 Agustus 2019 16:57 WIB Akhmad Ludiyanto News Share :

Harianjogja.com, SOLO -- Orang tua Irza Laila Nur Trisna Winandi, Nur Rohman dan Dwi Yani Merbawaningrum, hadir dalam wisuda sarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu (24/8/2019) di auditorium kampus setempat.  Keduanya menerima selendang wisuda dari Rektor UNS Jamal Wiwoho.

Irza Laila Nur Trisna Winandi adalah mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Tekni Informatika dan Komputer (PTIK) FKIP UNS angkatan 2015. Dia meninggal akibat kecelakaan tertabrak truk kontainer yang nyelonong ke Puskesmas Mojosongo, Boyolali, Kamis (25/7/2019) lalu.

Irza Laila meninggal dunia pada hari yang sama dia menempuh ujian skripsi. Sehingga kemudian pihak UNS Solo memberikan gelar sarjana kepadanya. UNS Solo juga mengundang orang tua untuk hadir menerima gelar sarjana untuk putri mereka.

Sementara itu, pada saat wisuda. Nur Rohman dan Dwi Yani Merbawaningrum terlihat tak kuasa menahan tangis saat Rektor mengalungkan selendang wisuda kepada Dwi Yani.

Sedangkan wisudawan dan orang tua lainnya memberikan aplaus sebagai tanda penghormatan dan simpati kepada keluarga Irza.

Mendiang Irza selama hidup merupakan mahasiswi yang tergolong memiliki prestasi, dengan Indeks Prestasi (IP) 3,38.

Sebelumnya, Rektor UNS Solo saat melayat ke rumah duka di Perumahan Bumi Singkil Permai (BSP), Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota, Boyolali, beberapa waktu lalu menyampaikan pesan supaya orang tuanya hadir untuk menerima ijazah Sarjana Pendidikan (S.Pd.) atas nama almarhum.

“Ini bentuk penghargaan dari UNS untuk almarhumah dan keluarga. Dan dari UNS juga sudah membebaskan biaya perkuliahan jika almarhumah masih memiliki tanggungan pembayaran,” kata Jamal Wiwoho. 

Sumber : JIBI/Solopos