Advertisement
Aktivitas Tektonik Sesar Citarik Jadi Penyebab Gempa Bogor
Ilustrasi. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan gempa tektonik Magnitudo 4,0 yang terjadi di Kabupaten Bogor pada Jumat pukul 11.10 WIB akibat aktivitas Sesar Citarik.
"Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Citarik," kata Hendro melalui siaran pers yang dibagikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui perpesanan sekejap di Jakarta, Jumat (23/8/2019).
Advertisement
Hendro mengatakan pusat genpa berada pada koordinat 6,7 Lintang Selatan dan 106, 51 Bujur Timur di darat 101 kilometer Barat Daya Kabupaten Bogor dengan kedalaman lima kilometer.
Berdasarkan peta tingkat guncangan BMKG dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Sukabumi (Skala Intensitas Mercalli II hingga III), Ciptagelar (Skala III), Panggarangan Jatake, Cikotok, dan Bogor (Skala II hingga III).
"Belum ada laporan kerusakan bangunan sebagai dampak gempa," katanya.
Hasil monitoring hingga pukul 11.35 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan, ujarnya.
Hendro mengimbau masyarakat tetap tenang dan terus mengikuti informasi resmi BMKG. BMKG akan terus memantau perkembangan gempa tersebut, ujarnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Kendaraan di Jalan Tol Meningkat Jelang Libur Isra Mikraj
- Banjir Bandang di Pulau Siau Sulawesi Utara Berdampak pada 1.377 Warga
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Sejumlah Negara di Eropa Imbau Warganya Tinggalkan Iran karena Protes
- Syafiq Ridhan Ali, Korban Hilang Gunung Slamet Ditemukan Meninggal
Advertisement
Agenda Event, Pariwisata, Konser dan Olahraga, 16 Januari 2026
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DisperinkopUKM Kulonprogo Dorong Inovasi UMKM Agar Berkelanjutan
- PPG Guru PAI Jadi Perhatian Serius Komisi IV DPRD Magelang
- Peran Keluarga Jadi Kunci Pencegahan Perkawinan Anak
- Dokter Peringatkan Risiko Penyakit Pekerja Lapangan Saat Banjir
- Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir, 48 KK di Banjarnegara Mengungsi
- X Batasi Grok demi Lindungi Pengguna dari Gambar AI Seksual
- Banjir Rendam 62 Sekolah di Kudus, Siswa Belajar Daring
Advertisement
Advertisement




