iPhone Air 2 Bocor, Bawa Chip 2nm dan Kamera Ultrawide 48 MP
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) secara resmi menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026. Penetapan ini diumumkan melalui surat resmi hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Penjelasan Rukyah Muharram 1448 H Nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026 yang ditandatangani oleh Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa dan Sekretaris LF PBNU H Asmui Mansur pada Senin (14/6/2026).
Dalam keterangan resminya, LF PBNU menyampaikan bahwa seluruh titik pemantauan hilal di Indonesia tidak berhasil melihat hilal pada Senin Pon, 29 Dzulhijjah 1447 H yang bertepatan dengan 15 Juni 2026.
“Telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada titik di seluruh Indonesia. Semua lokasi tidak melihat hilal,” demikian bunyi pengumuman LF PBNU.
Karena hilal tidak terlihat, LF PBNU menetapkan metode istikmal, yakni menyempurnakan bulan Dzulhijjah menjadi 30 hari. Dengan demikian, 1 Muharram 1448 H ditetapkan jatuh pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 M, yang dimulai sejak malam sebelumnya.
“Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Muharram 1448 H bertepatan dengan Rabu Kliwon 17 Juni 2026 M (mulai malam Rabu) atas dasar istikmal,” lanjut pengumuman tersebut.
Dari sisi perhitungan falak, LF PBNU menjelaskan bahwa posisi hilal sebenarnya sudah berada di atas ufuk dengan variasi tinggi dan elongasi di berbagai wilayah Indonesia. Namun demikian, secara faktual hilal tetap tidak berhasil teramati di seluruh titik pengamatan.
Di wilayah Merauke, Papua Selatan, tinggi hilal tercatat paling rendah yaitu 0 derajat 42 menit dengan lama hilal di atas ufuk sekitar 5 menit 19 detik. Sementara di Lhoknga, Aceh, tercatat sebagai salah satu wilayah dengan kondisi paling optimal, yakni tinggi hilal 3 derajat 37 menit dengan lama hilal di atas ufuk sekitar 18 menit 30 detik.
Menariknya, meski secara teori sebagian parameter telah mendekati kriteria imkanur rukyah, hasil pengamatan tetap menyatakan hilal tidak terlihat. Kondisi ini kembali menunjukkan dinamika antara metode hisab dan rukyat yang digunakan dalam penetapan kalender Hijriah di Indonesia.
LF PBNU menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses rukyatul hilal di berbagai daerah, termasuk jaringan Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia.
Dengan ditetapkannya awal tahun baru Hijriah ini, masyarakat diharapkan dapat menyambut 1 Muharram 1448 H dengan penuh syukur serta menjadikannya momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan refleksi diri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Timnas Indonesia menggelar latihan jelang menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026. Marselino Ferdinan masih absen karena cedera.
Bank Mandiri memprediksi inflasi Juli 2026 sebesar 0,03 persen secara bulanan. Penurunan harga pangan diperkirakan menahan kenaikan inflasi.
Suzuki XL7 terbaru hadir dengan fitur keselamatan modern, teknologi SHVS 1.500 cc, serta harga mulai Rp274,3 juta di Jakarta.
Dinkes Kulonprogo membuka lowongan Pegawai BLUD Puskesmas 2026 untuk dokter dan perawat. Simak formasi, syarat, dan jadwal pendaftarannya.
Update gempa Kumamoto Jepang, 38 orang tewas, lebih dari 9.200 warga mengungsi, ribuan rumah terdampak dan layanan dasar masih terganggu.