Rupiah Melemah, Terseret Sentimen Timur Tengah dan Data AS
Rupiah melemah ke Rp18.107 per dolar AS akibat penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak, dan memanasnya konflik Timur Tengah.
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, JAKARTA—Gempa bumi kuat yang mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) tidak hanya memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Indonesia, tetapi juga menyebabkan korban jiwa. Sedikitnya tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut, sementara otoritas di berbagai negara terus memantau dampak lanjutan yang ditimbulkan.
Informasi korban jiwa tersebut dilaporkan Kantor Berita Kyodo yang mengutip keterangan kepolisian setempat. Dalam laporan yang sama disebutkan gelombang tsunami dengan ketinggian mencapai 1,4 meter sempat tercatat di wilayah pesisir Filipina, meski lokasi pastinya tidak dijelaskan lebih lanjut.
Gempa besar itu terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 07.37 waktu setempat. Data mengenai kekuatan gempa bervariasi antarlembaga pemantau. Kyodo menyebut gempa berkekuatan magnitudo 7,9 dengan kedalaman sekitar 50 kilometer. Sementara itu, Lembaga Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) mencatat magnitudo 8,1 dan Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan kekuatan gempa mencapai magnitudo 8,2.
Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Mindanao, Filipina. Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.37.42 WIB dan berpotensi memicu kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.
BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 5,69 derajat Lintang Utara dan 125,05 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 105 kilometer. Lokasinya berada sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme sesar naik (thrust fault). Berdasarkan hasil pemantauan, kenaikan muka air laut terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia.
Di Loloda, kenaikan muka air laut tercatat mencapai 0,09 meter pada pukul 07.20 WIB. Selanjutnya di Ulu Siau mencapai 0,18 meter dan Melonguane sebesar 0,32 meter pada pukul 07.27 WIB.
Sensor tide gauge juga mendeteksi kenaikan muka air laut di Tahuna setinggi 0,30 meter pada pukul 06.58 WIB. Sementara itu, Paleleh mencatat kenaikan 0,45 meter pada pukul 07.34 WIB dan Tanjung Sidupa mencapai 0,32 meter pada pukul 07.39 WIB.
Pada pukul 07.51 WIB, kenaikan muka air laut terpantau di Bitung setinggi 0,29 meter dan Ternate 0,14 meter. Adapun gelombang tertinggi tercatat di Talengen dengan ketinggian mencapai 0,75 meter pada pukul 08.20 WIB.
Gempa Dirasakan Kuat di Sulawesi Utara dan Maluku Utara
Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida R. mengatakan getaran gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Indonesia. Di Miangas dan Melonguane, intensitas gempa mencapai VI MMI sehingga getaran dirasakan seluruh penduduk dan menyebabkan kerusakan ringan seperti plester dinding yang berjatuhan.
Wilayah Siau dan Tagulandang merasakan guncangan dengan intensitas V MMI, sedangkan Morotai, Halmahera Utara, dan Manado merasakan getaran IV MMI yang membuat banyak warga terbangun dari tidur.
Getaran juga dirasakan di Toli-Toli dan Kabupaten Gorontalo dengan intensitas III-IV MMI. Sementara wilayah Batang Dua, Ternate, Halmahera Barat, Gorontalo, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Parigi Moutong, Minahasa, Palu, Bitung, Bolaang Mongondow Timur, dan Halmahera Tengah mengalami guncangan dengan intensitas III MMI.
Hingga pukul 10.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 20 gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar berkisar antara 3,9 hingga 6,7.
Peringatan Tsunami Resmi Berakhir
Setelah melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi muka air laut di berbagai wilayah terdampak, BMKG memastikan tidak ditemukan lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan masyarakat.
“BMKG menyatakan bahwa Peringatan Dini Tsunami dinyatakan berakhir pada 10.15.51 WIB. BMKG berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu diseminasi dan melakukan langkah evakuasi secepatnya,” kata Faisal.
Meski peringatan tsunami telah dicabut, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi gempa susulan serta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali beraktivitas. Masyarakat juga diminta terus memantau informasi resmi dari BMKG serta men
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah ke Rp18.107 per dolar AS akibat penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak, dan memanasnya konflik Timur Tengah.
Pelemahan rupiah mulai berdampak pada industri mebel dan kerajinan di Bantul. Biaya produksi naik, sementara permintaan pasar terus melemah.
De Graafschap resmi memulangkan Donny Warmerdam dari PSIM Jogja. Gelandang asal Belanda itu dikontrak satu tahun dengan opsi perpanjangan hingga 2028.
Korban tewas gempa magnitudo 7,8 di Filipina selatan bertambah menjadi 15 orang. Puluhan ribu warga dievakuasi, bandara ditutup, dan tsunami sempat diwaspadai.
Musim kemarau meningkatkan risiko serangan hewan liar di pesisir Gunungkidul. Warga diminta memindahkan kandang ternak lebih dekat ke rumah.
Polres Bantul menyita 379 botol miras ilegal dari tiga Outlet 23 serta membongkar transaksi COD dan peredaran miras oplosan.