Advertisement
PDIP Setujui Wacana Pemekaran Bekasi Jadi Bagian DKI Jakarta
Ilustrasi-Pekerja menyelesaikan pembuatan kendaraan hias di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (28/6/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono menyetujui wacana bergabungnya Bekasi menjadi bagian dari provinsi DKI Jakarta.
Meski demikian, dia tak menampik bahwa masalah penggabungan atau pemisahan wilayah merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Advertisement
"Kalau ditanya apakah fraksi PDI Perjuangan setuju? Saya kira PDI Perjuangan pasti akan menyokong itu, sepakat sih," kata Gembong di DPRD DKI, Kamis (22/8/2019).
Selain itu, dia menilai pemerintah membutuhkan kajian konperhensif terkait penggabungan beberapa daerah ke DKI Jakarta.
BACA JUGA
Lebih lanjut, eksekutif dan legislatif juga perlu mendengar kemauan warga masyarakat ketika ada wacana bahwa wilayahnya akan digabungkan ke DKI Jakarta. Dia menilai tiga hal tersebut perlu dikaji mendalam agar sesuai dengan kehendak semua pihak.
Menurut Gembong, wacana penggabungan wilayah tak dapat dipisahkahkan dari isu pemindahan ibu kota ke Kalimantan yang diajukan Presiden Joko Widodo.
Gembong menilai ada kompensasi dari masuknya daerah mitra ke Jakarta. Salah satu kompensasi yakni masuknya pendapatan asli daerah (PAD).
"Katakanlah Bogor dan Bekasi masuk, [artinya] PAD kita akan bertambah juga secara otomatis. Kalau soal itu enggak terlalu problem karena dua daerah ini juga kan gemuk juga dalam arti PAD-nya," jelas Gembong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Babak I Bolivia vs Irak 1-1, Tiket Piala Dunia Dipertaruhkan
- Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Prediksi Irak vs Bolivia: Perebutan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- BGN Kembali Menutup Ratusan Dapur MBG, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement









