Advertisement
Terbang ke Papua, Ini Misi yang Dibawa Menkopolhukam Wiranto
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto (kiri) berjalan untuk memberikan keterangan kepada media di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (10/6/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Konflik di Papua menjadi perhatian Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. Ia bertolak ke Papua, Rabu (21/8/2019). Dia ingin meninjau sekaligus terlibat langsung untuk meredam amarah masyarakat Papua.
“Saya ke Papua juga mengobarkan rasa empati, rasa kedamaian, ajak lagi 'ayo kita bersatu sebagai bangsa'. Yang rugi siapa sih kalau kita bertengkar, yang rugi kita kok,” ujar Wiranto yang tampak bergegas usai memimpin rapat koordinasi khusus terkait kebakaran hutan dan lahan di kantornya, Jakarta, Rabu (21/8/2019).
Advertisement
Dia berharap agar tidak ada lagi pihak-pihak yang mengompori masyarakat Papua. Sebab permasalahan yang sempat disinggung sebagai rasis itu menurutnya sudah selesai.
“Sudah selesai masalahnya, ada kesalahpahaman, sudah ada minta maaf tinggal diterima maafnya, sampaikan ke masyarakat kita kembali bersatu sebagai bangsa,” tegasnya.
BACA JUGA
Masyarakat Papua juga diminta membuka pintu maaf bila ada kesalahan dari masyarakat di luar Papua yang sempat melukai perasaan mereka. Wiranto berpandangan Kebhinekaan perlu dirajut kembali.
“Persaingan kita bukan antar kita, bukan antar suku, enggak, kita sudah menyatu sejak 28 oktober 1928, sudah bersatu, berikrar, bersumpah dan itu sumpah setia, sampai sekarang itu harus kita rawat,” jelasnya.
Sebelumnya terjadi beberapa aksi unjuk rasa di Manokwari dan Sorong menyusul insiden yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tentrem Ing Rasa Ramadan 2026 Hadirkan Kolaborasi Chef Tiga Kota
- DPUPKP Jogja Pastikan Kondisi Jalan Aman Jelang Arus Mudik
- Polda DIY Jatuhkan Teguran dan Demosi ke Eks Kapolresta Sleman
- Hibah Pariwisata Sleman Diduga untuk Kampanye, Saksi Kaget
- Ekspor Tekstil Nol Persen ke AS, PHK DIY Diprediksi Turun
- PBB Peringatkan Dunia Kian Berbahaya Akibat Konflik
- Tekan Laka Lantas, Polres Kulonprogo Terapkan Zona Rawan-Zona Peduli
Advertisement
Advertisement









