Advertisement
PM Malaysia Sebut Serangan Israel ke Iran Picu Risiko Bencana Dunia
Perdana Menteri Malaysia Dato Seri Anwar Ibrahim. Antara
Advertisement
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR—Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menilai serangan Israel ke Iran berpotensi membawa kawasan Timur Tengah ke ambang bencana dan memicu eskalasi konflik yang sulit dikendalikan. Ia juga menyoroti keterlibatan militer Amerika Serikat yang dinilai memperparah ketegangan geopolitik.
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur pada Sabtu, (28/2/2026), menanggapi perkembangan situasi keamanan kawasan setelah serangan militer Israel terhadap Iran. Pemerintah Malaysia menilai tindakan tersebut dapat menggagalkan proses negosiasi yang tengah berlangsung dan berpotensi menyeret lebih banyak negara ke dalam konflik.
Advertisement
"Serangan Israel terhadap Iran, serta tindakan militer Amerika Serikat yang menyertainya, membawa Timur Tengah ke ambang bencana," kata Anwar Ibrahim.
Menurut Anwar, inisiasi serangan oleh Israel merupakan langkah yang tidak dapat dibenarkan karena berpotensi memperluas konflik regional serta menghambat upaya diplomasi internasional yang sedang berjalan. Kondisi ini dinilai berisiko menciptakan ketidakstabilan yang sulit dikendalikan di kawasan Timur Tengah.
BACA JUGA
Ia menyerukan penghentian permusuhan secara segera dan tanpa syarat guna mencegah eskalasi lebih lanjut yang dapat berdampak luas terhadap keamanan global. Selain itu, Anwar juga mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk kembali menempuh jalur diplomasi sebagai solusi utama dibandingkan peningkatan tindakan militer.
Anwar turut meminta komunitas internasional bertindak cepat tanpa standar ganda dalam merespons konflik tersebut, mengingat dampak krisis berpotensi meluas tidak hanya di kawasan Timur Tengah tetapi juga pada stabilitas global.
Dalam keterangannya, Anwar juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap keselamatan warga negara Malaysia yang berada di Iran maupun wilayah sekitarnya. Pemerintah Malaysia disebut terus memantau situasi dan menyiapkan langkah antisipasi jika kondisi keamanan memburuk.
Ia menambahkan akan berkomunikasi dengan para mitra regional guna membahas langkah selanjutnya dalam merespons perkembangan konflik Israel dan Iran yang semakin memanas, termasuk upaya perlindungan warga negara Malaysia di kawasan tersebut.
Situasi konflik Israel dan Iran yang meningkat ini menjadi perhatian banyak negara karena berpotensi memengaruhi stabilitas politik dan keamanan internasional, terutama apabila eskalasi militer terus berlanjut tanpa solusi diplomasi yang jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement





