Karhutla Riau Meluas, 26 Ton Garam Disemai untuk Picu Hujan
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Ilustrasi tersangka kasus tindak pidana korupsi yang ditahan KPK. (Antara-Hafidz Mubarak A)
Harianjogja.com, SOLO -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Solo, Senin (19/8/2019) malam. Sebanyak 5 orang terjaring. Kini, penyidik KPK dan kelima orang yang tertangkap itu telah terbang ke Jakarta.
Menurut Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, penyidik KPK tiba di Mapolresta pada Senin sore. Mereka meminjam ruangan di Satuan Reskrim Polresta Solo untuk melakukan pemeriksaan awal setelah OTT.
"KPK datang sekitar pukul 16.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal setelah melakukan OTT. Pukul 20.00 WIB, lima orang itu dibawa kembali ke Jakarta," kata Andy saat dihubungi Solopos.com, jaringan Harianjogja.com, Senin malam.
Namun menurut Andy, dirinya tidak mengetahui di mana terjadinya OTT tersebut. Hal ini karena Mapolresta hanya digunakan sebagai lokasi pemeriksaan.
"KPK hanya menyampaikan pinjam tempat saja. Kami hanya membantu memfasilitasi saja. Ada lima orang yang diperiksa," kata dia tanpa menyebutkan siapa saja yang terciduk.
Kapolres mengaku tak mengetahui siapa saja pihak yang ditangkap oleh KPK. "Kurang tahu kalau itu," kata dia. Begitu pula saat ditanya soal detail lokasi OTT di Kota Solo itu. "Wah, enggak ngerti aku," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan OTT di Jogja dan melibatkan jaksa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Informasi tentang OTT KPK di Solo tersebut dikonfirmasi oleh Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai. Menurut Andy, pascapenangkapan tersebut penyidik KPK sempat meminjam sebuah ruangan di Mapolresta Solo untuk pemeriksaan.
"Iya [terjadi OTT KPK di Solo]," kata Kapolres dalam pesan Whatsapp yang diterima Solopos.com, Senin (19/8/2019) malam. "Tadi di Polres pinjam tempat untuk riksa [pemeriksaan] awal. Sekarang sudah dibawa ke Jakarta," jelas Andy.
Meski demikian, Kapolres mengaku tak mengetahui siapa saja pihak yang ditangkap oleh KPK. "Kurang tahu kalau itu," kata dia. Begitu pula saat ditanya soal detail lokasi OTT di Kota Solo itu. "Wah, enggak ngerti aku," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya Tim Satgas KPK menggelar OTT di Jogja. Informasi OTT KPK tersebut dikonfirmasi oleh Juru bicara KPK Febri Diansyah ketika dikonfirmasi pada Senin (19/8/2019) malam.
"Ya, ada kegiatan OTT di Jogja," kata Febri.
Febri mengatakan kali ini tim berhasil mengamankan empat dari unsur jaksa, rekanan atau swasta, dan ASN. "Sejumlah uang [turut diamankan]," katanya.
Febri belum merinci lebih jauh siapa pihak-pihak yang ditangkap itu. Adapun uang yang turut diamankan Rp100 juta. Menurutnya, mereka yang ditangkap diduga terkait suap sebuah proyek.
"Diduga terkait proyek yang diawasi oleh Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah [TP4D]," kata Febri Diansyah.
Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Solopos
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Kota Jogja meraih 11 Warisan Budaya Takbenda DIY Tahun Penetapan 2025, menjadi perolehan terbanyak dibandingkan wilayah lain.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengajak eks anggota JI bergabung Garda Satya NKRI dalam silaturahmi akbar di Solo yang dihadiri 6.500 orang.
Enam pembalap Indonesia menghadapi tanjakan panjang dan turunan teknis pada road race Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Sebanyak 4.136 judul puisi dari 1.687 pengirim meramaikan Sayembara Puisi Festival Sastra Yogyakarta 2026 di Kota Jogja.
Awan panas guguran Merapi sejauh 2.000 meter memicu vegetasi terbakar. TNGM memastikan api tidak berkembang dan telah padam.