Ledakan Gudang Munisi Madiun Jadi Alarm Evaluasi Sistem Keamanan TNI
DPR meminta ledakan Gudang Pusat Munisi TNI di Madiun menjadi momentum evaluasi sistem keselamatan, manajemen risiko, dan keamanan aset pertahanan nasional.
Gedung KPK/JIBI-Bisnis Indonesia-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JOGJA—Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satuan Tugas (Satgas) KPK terhadap jaksa di Jogja diduga berkaitan dengan suap proyek yang diawasi oleh Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D).
“Diduga terkait proyek yang diawasi TP4D,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (19/8/2019).
Satgas KPK meringkus empat orang, termasuk rekanan jaksa dan PNS dalam OTT tersebut. Selain itu, Satgas KPK juga menyita uang Rp100 juta yang diduga barang bukti suap.
KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
DPR meminta ledakan Gudang Pusat Munisi TNI di Madiun menjadi momentum evaluasi sistem keselamatan, manajemen risiko, dan keamanan aset pertahanan nasional.
Antrean BBM di Sumatra ditargetkan terurai dalam satu hingga dua hari. Lonjakan konsumsi dan panic buying menjadi penyebab utama.
Transaksi KDKMP sepanjang 2026 mencapai Rp56,8 miliar. Pupuk menjadi komoditas terlaris dan distribusi barang subsidi akan diperkuat.
Pemkot Magelang menata kawasan Taman Kyai Langgeng untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan mendukung pelaku UMKM tanpa penggusuran.
DIY memperkuat pelaku industri batik melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi untuk menjaga warisan dunia UNESCO dan pasar global.
Mahasiswa di Kota Jogja kehilangan motor Honda CBR 150 di rumah kos saat menghadiri kondangan. Polisi masih memburu dua pelaku yang terekam CCTV.