Penyewa Pusat Belanja Minta Bantuan Pemerintah
Penyewa pusat belanja juga meminta agar pemerintah membantu pinjaman lunak atau softloan secara khusus melalui bank-bank BUMN.
Juru bicara KPK Febri Diansyah/Antara-Reno Esnir
Harianjogja.com, JAKARTA — Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jogja.
Juru bicara KPK Febri Diansyah ketika dikonfirmasi pada Senin (19/8/2019) malam mengatakan tim menyita uang Rp100 juta dari OTT tersebut. Namun, Febri belum merinci lebih jauh siapa pihak-pihak yang diringkus dalam operasi itu.
"Ya, ada kegiatan OTT di Jogja," kata Febri.
Febri mengatakan kali ini tim KPK mengamankan empat dari unsur jaksa, rekanan atau swasta dan pegawai negeri sipil (PNS).
"Sejumlah uang [turut diamankan]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Penyewa pusat belanja juga meminta agar pemerintah membantu pinjaman lunak atau softloan secara khusus melalui bank-bank BUMN.
Tech3 KTM membuka peluang bagi pembalap Moto2 untuk naik ke MotoGP 2027. Strategi ini disiapkan menghadapi era baru mesin 850cc.
Peneliti menemukan WiFi dapat mengenali identitas seseorang tanpa ponsel dengan akurasi 99,5%, memunculkan kekhawatiran baru soal privasi.
Microsoft memutus akses Unit 8200 Israel ke Azure setelah temuan penggunaan cloud untuk pengawasan warga Palestina dan memperketat aturan HAM.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menerima audiensi Yayasan Widya Cahaya Nusantara di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat
Agen Haaland bantah janji kandidat presiden Real Madrid. Florentino Perez justru ingin bawa pulang Mourinho dengan tebusan €15 juta.