Advertisement
Enzo Zenz Allie Sempat Dituduh Radikal, Jubir Gerindra: Bungkam Mulut Mereka
Enzo Zenz Allie / Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Juru bicara Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Dahnil Anzar Simanjutak berharap taruna keturunan Prancis Enzo Zenz Allie yang dipertahankan TNI AD kelak menuai prestasi.
Melalui akun jejaring Twitter pribadinya, Dahnil mengucapkan selamat kepada Enzo dan ibundanya yang belakangan ini mendapat sorotan tajam.
Advertisement
Diketahui pemuda yang viral setelah diajak bicara oleh anglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggunakan bahasa Prancis disebut sebagai simpatisan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh sejumlah pihak.
Asumsi tersebut menyeruak setelah beredarnya foto pria mirip Enzo Zenz Allie yang tengah membawa bendera tauhid.
BACA JUGA
Dahnil Anzar Simanjutak berharap kelak pemuda blasteran Indonesia-Prancis itu menjadi tentara yang mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
"Selamat Enzo dan ibunda Enzo, semoga bisa menjadi perwira yang membanggakan menjadi abdi negara yang tinggi integritasnya, jaga NKRI dan Pancasila. Menjadi tentara rakyat yang sesungguhnya," cuit @Dahnilanzar.
Lebih lanjut, pria 37 tahun itu meminta Enzo menunjukkan prestasinya demi membungkam mulut orang yang sempat menyudutkannya.
"Bro Enzo, bungkam mulut mereka yang menuduhmu dengan belajar dan berlatih lebih giat dan jawab dengan prestasi," lanjutnya.
TNI Angkatan Darat menerima Enzo Zenz Allie sebagai taruna Akademi Militer (Akmil) setelah tidak terbukti radikal. Hal itu dinyatakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa.
"Kami AD memutuskan untuk mempertahankan Enzo Zenz Allie dan semua taruna Akademi Militer yang kami terima," kata Andika Perkasa di Mabes AD, Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).
Berdasarkan tes TNI AD pada Sabtu - Minggu (10-11/8/2019) lalu, Enzo memiliki indeks moderasi bernegara yang cukup baik.
"Hasilnya di analisis pada Senin. Kesimpulannya, Enzo dilihat dari indeks moderasi bernegara itu ternyata nilainya 84 persen," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Massa Aksi Dipukul, LBH Jogja Siapkan Laporan Dugaan Kekerasan May Day
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- IKA FK Unsri Kawal Kasus Dokter Internship Meninggal, Ini Alasannya
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- DPR Usul SPT Pribadi Diperpanjang hingga Mei 2026
- May Day Sleman Meriah, Ada Cukur Gratis untuk Pekerja
- Kericuhan May Day Bandung, Sejumlah Pelaku Diamankan
- Kebijakan Baru Prabowo di Hari Buruh, Dari Desa hingga Driver Online
- Perlintasan KA Tanpa Palang di Kulonprogo Disorot, Ini Masalahnya
Advertisement
Advertisement








