Hati-Hati! Skimming Makan Korban Lagi
Kasus skimming atau duplikat kartu kembali terjadi. Kali ini, korban skimming datang dari salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang kehilangan Rp80 juta.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kepala daerah dari partainya dan pengamat politik Hanta Yuda saat diskusi yang membahas peluang PDIP dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, di Jakarta, Senin (5/8/2019)./Bisnis-Lalu Rahadian
Bisnis.com, DENPASAR--DPP PDIP menyatakan semua kader PDI Perjuangan dilarang meminta sumbangan atau dana untuk penyelenggaraan Kongres Nasional V di Bali, 8 hingga 10 Agustus 2019.
Larangan itu dikeluarkan karena dana penyelenggaraan Kongres V diklaim sudah mencukupi. Wakil Bendahara Umum PDIP Rudianto Tjen mengatakan penerimaan sumbangan dari kader untuk pelaksanaan Kongres V sudah ditutup sejak tiga pekan lalu.
"Untuk Kongres ini kami gotong-royong sesama kader, sesama anggota partai dan kami nyatakan bahwa tiga minggu terakhir [sumbangan dari kader] sudah kami tutup karena pendanaan sudah cukup," kata Rudianto di arena Kongres V PDIP, Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Rabu (7/8/2019).
Berdasarkan keterangan Rudianto, pelaksanaan Kongres V PDIP menghabiskan dana Rp17,6 miliar. Dana belasan miliar itu digunakan untuk semua akomodasi peserta dan tim penggembira acara.

PDIP telah menyiapkan 13 hotel untuk akomodasi peserta kongres dan para kader yang datang ke Pulau Dewata. Jika ditotal ada 1.200 kamar hotel yang dipesan PDIP untuk Kongres V.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, instruksi DPP PDIP agar kader tidak meminta sumbangan penting agar semua kader partainya tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk meminta uang, terlebih atas nama Kongres V.
"Mengingat seluruh biaya kongres sudah dipenuhi dengan cara gotong royong, akan jadi tanggung jawab partai politik untuk melaporkan itu dengan audit partai politik," kata Hasto.
Kongres V PDIP akan dimulai Kamis (8/8/2019) siang. Rencananya dalam pembukaan Kongres V PDIP akan hadir Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, wapres terpilih hasil Pilpres 2019 Ma\'ruf Amin, petinggi partai Koalisi Indonesia Kerja dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kasus skimming atau duplikat kartu kembali terjadi. Kali ini, korban skimming datang dari salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang kehilangan Rp80 juta.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.