Prabowo Ultimatum TNI-Polri: Jangan Jadi Backing Judi hingga Narkoba
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
ILustrasi kursi pimpinan/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Keterlibatan partai politik (parpol) koalisi maupun oposisi yang saling mengincar kursi jabatan pimpinan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) tidak dipermasalahkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno mengungkapkan, untuk partai koalisi yang mengincar jabatan itu nanti akan dimasukkan ke catatan internal partai berlambang banteng moncong putih itu.
"Tisak ada masalah. Banyak partai main incar jabatan itu soal biasa. Kami catat saja supaya nanti dibicarakan dengan partai yang lain," kata Hendrawan kepada Okezone, di Jakarta, Selasa (23/7/2019).
Ia menjelaskan, internal partainya saat ini masih melihat apa saja program strategis yang ditawarkan bagi mereka yang ingin maju sebagai pimpinan MPR. "Sekarang fokus dulu pada program strategis apa yang diusung untuk MPR 2019-2024," ujar dia.
Selain melihat program, lanjut Hendrawan, internalnya juga sedang menanti siapa sosok yang bakal diajukan oleh parpol untuk sebagai pucuk pimpinan MPR.
"Siapa tokoh kredibel yang diajukan oleh partai yang berminat masuk paket pimpinan MPR," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.