Jadwal Sekaten Solo 2026, Ini Rangkaian Miyos Gangsa hingga Grebeg
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Javier Jimenez bersama Luis Ton diarak mengenakan pakaian wanita karena tidak menepati janji kampanye./Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Di Indonesia, kegagalan pemimpin daerah mewujudkan janji kampanye seperti menjadi hal biasa. Namun beda dengan di negara ini.
Ketika penduduk sebuah kota di Meksiko muak dengan wali kota yang tidak menepati janji kampanye, mereka tahu apa yang harus mereka lakukan.
Mereka memaksa wali kota mengenakan gaun dan mengaraknya keliling kota berhari-hari.
Wali Kota Javier Jimenez dari provinsi Huixtán, berjalan dengan rok panjang hitam dan blus putih berenda dengan ruffles dan sulaman bunga, di depan penduduk San Andrés Puerto Rico yang marah.
Sementara Luis Ton, pejabat kota lainnya yang juga dianggap tidak berhasil, mengenakan gaun pink cerah dengan bintik-bintik putih.
Surat kabar El Diario de Mexico mengutip Fox News, Selasa (6/8/2019) melaporkan warga kecewa karena Jimenez tidak memenuhi janjinya untuk mengalokasikan 3 juta peso (Rp2,2 miliar) untuk perbaikan sistem air kota.
Sementara para pejabat berjalan mengenakan pakaian wanita, penduduk memegang poster bertuliskan kegagalan para politisi.
Dalam sebuah wawancara dengan seorang reporter yang direkam dalam video, wali kota Jimenez mengatakan bahwa ia sedang berusaha memenuhi janjinya.
Dia mengatakan kota punya uang karena dana telah dialokasikan ke berbagai bidang. Ketika dia berbicara, beberapa warga mengecam kegagalan pemerintah, dan yang lain terdengar berteriak kepadanya untuk tidak terus berbohong.
Jimenez dan Ton juga dipaksa mengumpulkan dana dari para pengendara yang lewat. Kedua politisi itu telah diarak oleh warga setidaknya empat hari, menurut Cultura Colectiva.
Warga juga menuntut Jimenez diselidiki karena diduga korupsi 3 juta peso. Dalam wawancara dengan reporter lokal, Jimenez mengatakan dia tidak bersalah dan siap menghadapi penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.