Sidang Korupsi Bupati Pekalongan, Suami dan Anak Jadi Saksi
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.
Presiden Joko Widodo di Banten. /Okezone
Harianjogja.com, SEMARANG--Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa mengaku akan mempertimbangkan kader-kader PPP dari Provinsi Jawa Tengah untuk diajukan menjadi menteri pada pemerintahan Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin.
"Saya akan mempertimbangkan kader-kader PPP dari Jateng kalau diminta (memberikan masukan) oleh Presiden Joko Widodo untuk posisi menteri," katanya usai menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah DPW PPP Jawa Tengah di Hotel Semesta Semarang, Sabtu (3/8/2019).
Kendati demikian, Suharso enggan menyebutkan nama-nama kader PPP asal Jateng yang akan diajukan sebagai kandidat menteri. Ia menilai kader-kader PPP dari Jawa Tengah pantas menjabat sebagai menteri dengan beberapa pertimbangan.
"Pertimbangannya antara lain, PPP Jateng bisa mempertahankan posisi jumlah suara [PPP pada pemilu yang lalu] meskipun berkurang 100 ribuan suara, tapi relatif dengan keadaan kita yang luar biasa dan secara rangking lumayan," ujarnya.
Bahkan, lanjut dia, calon anggota legislatif terpilih dari PPP di Jateng mendapatkan posisi-posisi pimpinan di beberapa daerah. "Artinya saya melihat secara relatif dibanding dapil-dapil lain di seluruh Indonesia, biasanya kita harapkan Jabar, Jateng, dan Jatim," katanya.
Selain itu, Suharso melihat dari perspektif nasional bahwa posisi PPP di Jateng ini secara signifikan meloloskan PPP dari batas "parliamentary threshold" atau ambang batas perlemen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus
Gunung Merapi kembali meluncurkan APG sejauh 2 km ke barat daya. Merapi masih Level III Siaga, warga diminta menjauhi zona bahaya.
Festival Mustika Rasa di Jogja mendorong kedaulatan pangan melalui pemanfaatan bahan lokal dan lebih dari 1.000 resep kuliner Nusantara.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa