Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Presiden Joko Widodo menanti kehadiran Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Ibu Siti Hasmah dalam kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6/2018). /Antara-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA- Posisi Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP sepertinya sulit tergantikan.
Nama Megawati Soekarnoputri masih kuat untuk mengisi kursi Ketua Umum PDI Perjuangan. Kecil kemungkinan ada nama lain dari luar yang bisa menggeser posisi Megawati dari kursi orang nomor satu di partai berlambang banteng tersebut.
Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Ade Reza Haryadi, menganggap secara logis kursi ketua umum PDIP bisa saja terjadi regenerasi. Akan tetapi kemungkinan yang terjadi ialah regenerasi itu akan turun langsung ke keluarga Megawati.
Seperti yang sudah diketahui, bahwa putra dan putri Megawati yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo juga aktif dalam partai.
"Episentrum politik PDIP tetap Megawati, dan regenerasinya logis kalau turunnya ke Puan Maharani atau Prananda Prabowo," kata Ade saat dihubungi Suara.com, Jumat (2/8/2019).
Ade tidak memungkiri apabila ada pergantian sosok pada kursi ketum PDIP. Akan tetapi kecil kemungkinan apabila wajah baru itu berasal dari luar, termasuk nama Joko Widdo atau Jokowi.
"Saya kira kecil peluangnya Jokowi bisa menggantikan Megawati," kata dia.
Sebelumnya Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan, hampir seluruh kader banteng mengharapkan Megawati Soekarnoputri kembali memimpin PDI Perjuangan periode 2019-2024.
Setidaknya, 33 dari 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP yang memiliki keinginan sama agar putri dari Presiden ke-1 RI Soekarno itu kembali menjadi ketum.
Hasto mengatakan, 33 DPD PDIP telah menyelenggarakan konferensi daerah (konferda) menjelang Kongres Nasional V PDIP pada 8-10 Agustus mendatang di Pantai Matahari Terbit, Bali. Dalam konferda itu, para kader mendukung Megawati untuk kembali menjadi ketum.
"Berdasarkan Rakernas IV dan berdasarkan aspirasi dari bawah di Konfercab, mereka memohon Ibu Mega untuk bersedia menjadi Ketua Umum kembali," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada 14 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Warga diminta mewaspadai udara kabur dan kondisi gelombang di pesisir se
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
KPK menghormati pelimpahan kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung dan memastikan terus memantau perkembangan penyidikannya.