Bantuan Terhenti, Penyandang Disabilitas di Solo Kesulitan Ekonomi
Ratusan penyandang disabilitas di Kota Bengawan terdampak Pandemi Covid-19. Mayoritas dari mereka kehilangan pekerjaan dan hanya mengandalkan bantuan untuk bertahan hidup.
Gibran Rakabuming Raka. (Solopos-Dok)
Harianjogja.com, SOLO--Baru-baru ini, nama dua putra Joko Widodo (Jokowi) yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep masuk dalam survei figur potensial calon Wali Kota Solo. Hal itu pun mengubah peta politik menjelang Pilkada Solo 2020.
Ketua Fraksi PKS DPRD Solo, Sugeng Riyanto menganggap kemunculan Gibran dalam bursa tersebut memunculkan dinamika. Namun nama yang dihasilkan dari survei itu dianggap tidak bisa dijadikan pegangan.
“Yang mengadakan survei pasti punya misi. Meskipun mereka mempunyai dana sendiri. Pasti ada misi atau tendensi politik yang dibawa,” kata Sugeng, Selasa (30/7/2019).
Berdasarkan survei yang dibuat Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi Solo, nama Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep masuk dalam daftar empat tokoh dengan popularitas dan akseptabilitas tertinggi. Bahkan Gibran bersaing dengan Achmad Purnomo (Wawali Solo) dan Teguh Prakosa (Ketua DPRD Solo).
PKS memilih untuk menjalankan mekanisme internal. Proses (pemilihan bakal calon) itu cukup lama, dimulai dari pemilu raya (pemira) dengan meminta pendapat seluruh kader.
Sementara itu, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ikut membuka peluang pencalonan Gibran Rakabuming Raka dalam ajang kontestasi Pilkada Solo 2020. Putra sulung Presiden Jokowi itu dipersilakan bergabung dengan Gerindra. Sebagai poros di luar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tak akan berkoalisi dengan partai lain, pihaknya siap mengusung Gibran.
“Kami akan melihat peta politiknya. Kalau PDIP sepakat mengusung Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa, kami mungkin akan mengajak Gibran. Sebaliknya, kalau PDIP mengusung Gibran, kami gantian mengusung Pak Purnomo. Kami berkomitmen menjadi poros di luar PDIP,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno dia, saat dihubungi, Selasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Ratusan penyandang disabilitas di Kota Bengawan terdampak Pandemi Covid-19. Mayoritas dari mereka kehilangan pekerjaan dan hanya mengandalkan bantuan untuk bertahan hidup.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.