Hati-Hati! Skimming Makan Korban Lagi
Kasus skimming atau duplikat kartu kembali terjadi. Kali ini, korban skimming datang dari salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang kehilangan Rp80 juta.
Gibran Rakabuming Raka di Plaza Indonesia, Jumat (5/7/2019)./JIBI-Ria Theresia
Harianjogja.com, oJAKARTA – Peluang diusungnya anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming menjadi Calon Wali Kota Surakarta di Pilkada 2020 terbuka lebar.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya akan membahas kemunculan nama Gibran sebagai sosok potensial Calon Wali Kota di Kongres Nasional Agustus mendatang. Secara umum, PDIP akan membahas persiapan partai menghadapi Pilkada tahun depan di saat bersamaan.
"Pilkada kan di 2020. Nanti kami akan bahas dalam Kongres bagaimana persiapan partai menghadapi Pilkada 2020," tutur Hasto di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Jumat (26/7/2019) malam.
Hasto tidak menjawab tegas ihwal ada tidaknya kemungkinan PDIP mengusung Gibran sebagai calon Wali Kota Surakarta. Dia hanya mengatakan PDIP memiliki mekanisme untuk memilih bakal kandidat kepala daerah.
Mekanisme yang ia maksud dimulai dari pemetaan politik dan penjaringan usulan dari tingkat PAC hingga DPC. Setelah itu, PDIP melakukan psikotes terhadap semua bakal calon kepala daerah.
"Setelah itu wawancara, survei, dan kami putuskan calonnya dan lakukan sekolah partai. Prinsipnya, Pilkada jadi momen bagi PDIP untuk memperkuat mekanisme institusionalisasi kelembagaan dalam upaya menghasilkan pemimpin yang baik," katanya.
Nama Gibran muncul sebagai sosok potensial calon Wali Kota Surakarta berdasarkan survei Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unsri). Selain Gibran, nama Kaesang Pangarep juga masuk dalam bursa tersebut. Kaesang adalah anak bungsu Jokowi.
Jokowi mengaku telah membaca informasi mengenai survei tersebut pada Kamis (25/7) malam. Dia mengaku tak pernah melarang anak-anaknya menjalankan usaha atau rencana hidupnya
"Mereka ini anak-anak mandiri. Mau bisnis ya silakan, mau jualan pisang silakan. Jualan martabak silakan. Saya enggak pernah melarang. Mau di politik juga silakan. Enggak tahu saya," kata Jokowi.
Presiden RI ketujuh ini lantas meminta wartawan bertanya langsung kepada Kaesang dan Gibran ihwal masuknya nama mereka sebagai potensial calon wali kota Surakarta. Saat ditanya apakah mendukung keputusan anak-anaknya, Jokowi menyatakan hal itulah yang bisa dilakukan orang tua.
"Orang tua bisanya hanya itu. Kalau sudah diputuskan anak-anak, ya apa pun. Jualan pisang saya dukung, jualan martabak saya dukung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kasus skimming atau duplikat kartu kembali terjadi. Kali ini, korban skimming datang dari salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang kehilangan Rp80 juta.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
5 peluang kerja freelance bergaji dolar yang bisa dikerjakan dari rumah, mulai content writer hingga desainer grafis.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.