Advertisement
Nunung Ternyata Gunakan Narkoba Sejak 13 Bulan Lalu, Ini Buktinya..
Konferensi pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, (30/7 - 2019). Rayful Mudassir
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Mabes Polri mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap urine, rambut dan darah tersangka kasus penyalahgunaan sabu yaitu Nunung dan July Jan Sambiran. Hasilnya, kedua tersangka disebut telah lama menggunakan sabu sejak lama.
Bukti ini membantah keterangan tersangka Nunung dan July Jan bahwa keduanya menggunakan narkoba sejak lima bulan lalu. Kabid Narkoba Puslabfor Kombes Sodiq Pratomo mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah ujicoba terbaru meski pada saat penggeledahan 19 Juli lalu tersangka telah positif menggunakan sabu melalui tes urine.
Advertisement
Dia mengatakan tim Puslabfor Bareskrim Polri menerima pengiriman barang bukti dari Polda Metro Jaya pada 23 Juli 2019. Barang tersebut yaitu narkoba jenis sabu, darah, rambut dan urine. "Barang bukti tersebut benar jenis sabu-sabu lumayan bagus. Dari darah, alat kami tidak lagi mendeteksi sabu di dalam darah," katanya saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/7/2019).
Akan tetapi pihaknya masih menemukan adanya kandungan methapetamin dari urine. Kandungan ini masih cukup kuat ditemukan dari urine tersangka. Pun demikian, bagi pengguna sabu, polisi menyebut biasanya kandungan itu masih terdeteksi meski sudah digunakan 5 hari tetakhir.
BACA JUGA
Umumnya lanjut Sodiq, unsur sabu tidak lagi ditemukan pada urine pengguna yang tidak terlalu aktif dalam 1 - 2 hari pasca penggunaan. Namun uji laboratorim yang dilakukan terhadap dua tersangka tersebut, menunjukkan kandungan methapetamin masih ada di hari kelima.
Setelah itu, ujicoba rambut juga memperkuat Nunung dan July Jan sebagai penggunaan sabu. Biasanya, pertumbuhan rambut diasumsikan 0,5 cm - 1 cm per bulan. Dari asumsi tersebut polri mengukur panjang rambut kedua tersangka. "Tersangka NN memiliki panjang rambut 11,9 cm. Tersangka JJ sekitar 33 cm. Kalau 1 bulan tinggi rambut mencapai 1 cm, maka paling tidak NN telah gunakan sabu selama 13 bulan," terangnya.
Di samping itu polisi juga telah melakukan reka ulang kejadian perkara. Hasilnya nanti kemudian disesuaikan dengan laporan yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan.
Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya menangkap pelawak Tri Retno Prayudati alias Nunung terkait perkara dugaan tindak pidana narkotika di Tebet Jakarta Selatan pada 19 Juli 2019.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengatakan Kepolisian menangkap komedian tersebut lantaran tengah mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Nunung, satu dari sekian banyak pelawak yang terjerat narkoba, ditangkap saat memakai barang haram tersebut di kediaman pribadinya yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
PN Wonosari Tegas, Penggelapan Fidusia Dihukum 8 Bulan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- ESDM Respons Temuan Tambang Emas Ilegal Rp992 Triliun
- Van Gastel Akui PSIM Jogja Butuh Tambahan Bek
- BPJS Kesehatan 2026 Tak Tanggung Layanan Ini
- Temuan Korban Longsor di Pemalang Bertambah
- Melawan PSS Sleman, Barito Putera Kejar Puncak Klasemen
- Bantul Capai 99 Persen Kepesertaan Jaminan Kesehatan
- Motor Warga Karangmojo Gunungkidul Raib saat Cari Rumput
Advertisement
Advertisement



