Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi konser musik./Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JAKARTA- Wajah Arab Saudi kini semakin berubah. Negara ini tengah berupaya keras memberantas radikalisme.
Konser musik di Jeddah, Arab Saudi, baru-baru ini menjadi bahan perbincangan yang cukup hangat di media sosial.
Banyak musisi internasional dihadirkan dalam konser itu, yang digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Kamis (18/7/2019).
Pendiri Arabia Foundation Ali Shihabi ikut membagikan video penonton di Twitter. Ia menyambut positif euforia konser.
Baginya, konser tersebut merupakan cara yang bagus untuk melawan paham ekstremisme dan radikalisme yang selama ini melekat dengan Arab Saudi.
"Anak-anak muda hanya ingin bersenang-senang! Di konser Jeddah minggu lalu. Penangkal terbaik terhadap ekstremisme yang digunakan pemerintah," kicau akun resmi Twitter @aliShihabi, Senin (22/7/2019).
Dirinya juga berbagi pandangan tentang kehidupan para pemuda-pemudi di Arab Saudi dan hiburan yang bisa mereka dapat di sana.
"Hiburan menjadi celah besar dalam kehidupan anak muda Arab Saudi. Tentu saja ada pemandangan/peristiwa yang mungkin melewati batas, tetapi gagasan bahwa hiburan publik harus diperkenalkan untuk memberi wadah berekspresi anak muda membuktikan bahwa itu adalah strategi yang brilian. Buktinya, tiket terjual habis dalam hitungan menit.
Konser ini juga mengirimkan sinyal kepada masyarakat bahwa pola pikir tradisional yang menindas, dengan melarang segala bentuk kesenangan publik bagi kaum muda, telah berakhir, dan akan mendorong seniman serta pengusaha lokal untuk ikut bergabung. Ini salah satu di antara banyak manfaat sosial, budaya, dan ekonomi lainnya.
Dan bagi mereka yang mengklaim bahwa konser ini hanya untuk kalangan \'elite\', mereka harus mencatat bahwa acara ini berlangsung pada pertengahan Juli, ketika banyak kalangan \'elite\' sedang berlibur ke luar negeri. Ada 25 ribu pemuda dan pemudi muda biasa di Jeddah yang bersenang-senang," ungkap Ali Shihabi.
Dikutip Suara.com dari The National, Jeddah Season menjadi salah satu tonggak penting dalam ekspansi sektor hiburan yang berkelanjutan di Arab Saudi.
Serangkaian acara yang berlangsung selama 41 hari di kota pantai itu ditutup dengan konser bertabur bintang Jeddah World Fest.
Beberapa musisi ternama yang dihadirkan dalam konser tersebut yakni Janet Jackson, 50 Cent, hingga Liam Payne.
Sebelumnya, banyak acara musik yang diadakan di Jeddah bulan lalu, yang menampilkan DJ Martin Garrix dan Marshmellow serta Super Junior.
Kepada The National, warga Arab Saudi yang menghadiri Jeddah World Fest mengaku sangat gembira. Mereka menyambut baik era keterbukaan dan menakankan bahwa ini hanyalah permulaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.