Kasus Keracunan MBG Berpeluang Diproses Pidana dan Perdata, Polisi Harus Proaktif
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Habib Rizieq Shihab. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Dua sosok politik Prabowo Subianto dan Amien Rais dinilai cocok untuk menjemput pentolan FPI Rizieq Shihab di Arab Saudi.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais diminta untuk menjemput Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi. Hal itu bertujuan untuk merajut kembali persatuan Indonesia yang sempat retak saat Pilpres 2019.
Aktivis Tionghoa Lieus Sungkharisma mengatakan, dirinya telah bertemu Amien Rais dan menyampaikan usulan tersebut. Sebab, ia meyakini bila kedua tokoh itu memiliki niat baik untuk menjemput Habib Rizieq.
“Pak Prabowo dan Pak Amien tak perlu berpikir macam-macam. Cukup mereka bawa pulang Habib Rizieq ke Indonesia dengan selamat. Sebab saya berkeyakinan hanya Pak Prabowo dan Pak Amien yang paling pas untuk menjemput Habib Rizieq pulang ke Indonesia,” kata Lieus dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (20/7/2019).
Ia menyebut, salah satu hal yang mendesak agar membawa pulang Habib Rizieq ke Indonesia adalah karena pentolan FPI itu merupakan ulama dan tokoh bangsa yang sangat dihormati.
"Apapun alasannya, Habib Rizieq adalah aset bangsa yang harus dihormati. Sudah terlalu lama Habib Rizieq tinggal di pengungsian. Kini pemilu sudah usai, sudah saatnya Habib Rizieq dibawa pulang," ujarnya.
Sementara itu, politikus Partai Berkarya, Titiek Soeharto menilai kedua tokoh itu sangat mungkin menjemput Habib Rizieq. Karenanya, ia berharap kedua tokoh itu menyediakan waktu khusus untuk menjemput Habib Rizieq dari Tanah Suci.
“Jadi, ini adalah aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui Rumah Aspirasi. Karena itulah saya sampaikan permintaan itu pada Pak Amien dan Pak Prabowo,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, aktivis Mudrik Sangidu berpendapat bahwa memulangkan Habib Rizieq ke Tanah Air adalah persoalan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.
“Memulangkan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air adalah persoalan martabat bangsa Indonesia di mata dunia. Habib Rizieq adalah seorang ulama besar dengan jutaan pengikut," kata dia.
Menurut dia, pesta demokrasi telah selesai, sehingga sebaiknya untuk menyudahi segala masalah yang dibumbui aroma politik.
“Kita harus mengakhiri semua pertikaian yang terjadi selama proses pemilu berlangsung. Dan cara terbaik untuk mengakhiri pertikaian itu adalah menyelesaikan satu demi satu setiap persoalan bangsa ini secara bermartabat,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kasus keracunan MBG mencapai 50.000. Komisi IX DPR menilai kasus dapat diproses pidana dan perdata serta meminta polisi proaktif.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.
Krisis air bersih masih melanda Imogiri, Bantul. Bantuan 20 tangki air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Sriharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 18 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja mulai pukul 05.00 hingga malam.
Dua atlet menembak dan dua pelatih asal Gunungkidul siap bertanding di Asian Games Jepang. Pemkab janjikan penghargaan bagi yang berprestasi.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.