BMKG DIY Peringatkan El Nino 2026, Potensi Kemarau Kering Menguat
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, FLORES TIMUR--Gempa magnitudo berkekuatan 5.0 skala richter (SR), Kamis (18/7/2019) pagi mengguncang wilayah Timur Laut Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dikutip Antara, Episentrum gempa terletak pada 7.45 Lintang Selatan (LS) dan 123.19 Bujur Timur (BT) pada kedalaman 99 km Timur Laut Larantuka.
Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 559 km dan tidak berpotensi tsunami, kata Kepala BMKG Kampung Baru Kupang, Robert Owen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.
Kasus TBC di Kulonprogo meningkat. Dinkes dan PDPI gelar cek kesehatan gratis untuk deteksi dini.
Polisi ungkap penyebab kecelakaan KRL di Bekasi. Sopir taksi dinilai lalai, 16 orang tewas.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.