Advertisement
Sopir Trailer Pengangkut Rudal Penembak Malaysia Airlines Ditahan
Malaysia Airlines - wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ukraina menyatakan bahwa pihaknya telah menahan pengemudi trailer yang membawa rudal untuk menembak jatuh pesawat Malaysia lima tahun lalu kini tengah menjalani hukuman di negara itu.
Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH-17 dari Amsterdam tujuan Kuala Lumpur ditembak jatuh di wilayah udara Ukraina saat terjadi pemberontakan oleh separatis yang didukung Rusia. Akibatnya, seluruh dari penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 298 orang tewas.
Advertisement
Sebuah tim penyelidik yang dipimpin Belanda menyalahkan Rusia karena memasok rudal tersebut.
Insiden itu adalah yang paling mematikan dalam perang antara pemberontak yang didukung Rusia dan pasukan Ukraina yang telah menewaskan lebih dari 10.000 orang.
Pertempuran besar berakhir dengan kesepakatan damai pada 2015, meskipun bentrokan mematikan masih terjadi pada ulang tahun kelima insiden itu.
Vitaly Mayakov, seorang pejabat dinas keamanan SBU Ukraina mengatakan pengemudi yang membawa rudal itu ke Ukraina telah ditangkap dua tahun lalu dan sekarang menjalani hukuman di negara itu.
"Kami telah menemukan oknum pejuang Ukraina yang mengendarai trailer pembawa rudal ke Donetsk," kata Mayakov pada sebuah konferensi pers seperti dikuip ChannelNewsAsia.com, Kamis (18/7/2019).
Dia mengatakan telah menahan pria itu dan sekarang menjalani hukuman di Ukraina. Akan tetapi, dia tidak mengidentifikasi pengemudi atau menjelaskan mengapa informasi itu tidak diumumkan sebelumnya.
Mayakov hanya mengatakan bahwa lebih dari 150 orang yang terlibat dalam mengangkut peluncur rudal ke Ukraina dan mereka telah diidentifikasi.
Tim internasional yang dipimpin Belanda telah mngumumkan empat tersangka atas serangan terhadap itu, tiga orang Rusia dan seorang Ukraina.
Hanya saja, pihak Belanda mengatakan Rusia belum mau bekerja sama dengan penyelidikan dan tidak mau menyerahkan para terdakwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
- Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka
- BGN Ancam Hentikan SPPG Penyebab Keracunan
Advertisement
Nyadran Makam Sewu Wijirejo Bantul Digelar 9 Februari 2026
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Arsenal Vs Chelsea, Modal Menang Arteta Bidik Final Piala Liga Inggris
- Diduga Terkait Tindak Pidana Pasar Modal, Shinhan Sekuritas Digeledah
- Viral Dugaan BAP Direkayasa, Polisi Klaim Hanya Salah Paham
- Virus Nipah Belum Masuk DIY, Dinkes Imbau Warga Jaga PHBS
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
- Tekan Defisit BPJS Kesehatan, DPR Desak Pengendalian Penyakit Berat
- Pemda DIY Gelar Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Ramadan
Advertisement
Advertisement



