Muktamar NU 35 Diwarnai Adu Jotos, Gus Yahya Minta Massa Tetap Tenang
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Tokoh Inspiratif Indonesia Erick Thohir (kanan) dan mantan cawapres Sandiaga Uno (kiri) berjalan bersama saat mengikuti acara Young Penting Indonesia di Jakarta, Sabtu (13/7/2019). /Ist-Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma\'ruf, Erick Thohir tampak sumringah atau tersenyum bahagia setelah kembali bertemu dengan sahabat baiknya Sandiaga Uno yang merupakan mantan Cawapres RI pendamping Prabowo Subianto.
Untuk pertama kalinya pasca-Pilpres, keduanya dipertemukan dalam sebuah acara yang digagas dua kelompok milenial pendukung Jokowi dan Prabowo dalam acara bertajuk Young Penting Indonesia, di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).
"Baru pertama ketemu. Kalau kontak sering, masa lebaran nggak WA [whatsApp]," kata Erick dalam acara Young Penting Indonesia yang merupakan hasil kolaborasi antara dua kelompok milenial pendukung Jokowi dan Prabowo di Jakarta.
Erick dan Sandi tampak kompak mengenakan atasan putih. Erick mengenakan kemeja putih sementara Sandiaga dengan polo shirt putih. Dalam pertemuannya dengan Sandiaga itu, Erick mengatakan saat ini memang momentum yang tepat bagi seluruh komponen bangsa untuk bersatu padu, guna kemajuan bangsa.
Sandiaga dalam kesempatan tersebut berterima kasih kepada dua kelompok milenial yakni Gerakan Milenial Indonesia dan KitaSatu, yang mempertemukan dirinya dengan Erick Thohir. Menurut Sandiaga, antara dirinya dan Erick tidak memerlukan rekonsiliasi. Bagi Sandi, rekonsiliasi hanya untuk dua pihak yang bermusuhan.
"Saya sama pak Erick nggak ada yang perlu direkonsiliasi karena kita bersahabat. Kita kemarin beda pilihan politik, beda selera makan mungkin, tapi kita sama-sama cinta basket. Jadi nggak perlu rekonsiliasi, rekonsiliasi itu kalau ada permusuhan," kata Sandiaga.
Dia menekankan antara dirinya dan Erick Thohir tidak pernah ada permusuhan. Saat ini, kata Sandi, dirinya dan Erick akan menatap bersama ke depan demi kemajuan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Sembilan ulama terpilih sebagai AHWA Muktamar ke-35 NU bermusyawarah di Ndalem Mbah Wahab untuk menentukan Rais Aam PBNU 2026–2031.
Marc Marquez juara MotoGP Aragon 2026 dan naik ke posisi kedua klasemen. Ia kini hanya tertinggal 20 poin dari Jorge Martin.
Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Senin (31/8/2026), setelah membuka muktamar pada Kamis.
DPRD DIY menyoroti perubahan desil DTSEN yang dinilai dapat mengancam bantuan warga miskin dan meminta verifikasi data diperkuat.