Sultan HB X Minta Toko di Jogja Sediakan APAR untuk Cegah Kebakaran
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
Presiden Joko Widodo menanti kehadiran Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Ibu Siti Hasmah dalam kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6/2018). /Antara-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA-- Presiden Joko Widodo (Jokowi) disarankan mencari menteri yang mampu mengartikan dan merealisasikan janji politik Jokowi pada susunan kabinet jilid II. Hal itu disampaikan Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.
“Secara ideal kompisisi kabinet itu harus melihat filosofi dasar membuat kabinet untuk menyegerakan atau merealisasikan janji politik dengan baik,” kata Adi, di Jakarta, Jumat (12/7/2019).
Menurut Adi, susunan kabinet dan menteri yang tepat adalah menteri yang memang begitu agresif merealisasikan janji politik ke depan terlebih pada periode kedua kepemimpinan Jokowi.
“Periode kedua adalah periode pertarungan Jokowi untuk membuktikan janji politik terutama tiga kartu plus itu yang dinantikan banyak orang,” katanya.
Selain kriteria tersebut, Adi berpendapat sebenarnya sudah tidak ada alasan Jokowi tidak merealisasikan janji politiknya karena sudah disokong oleh banyak partai pendukung dan dukungan penuh dari parlemen.
“Didukung oleh banyak partai politik tentu susunan kabinetnya harus berimbang sehingga tidak memunculkan kecemburuan sosial politik, sehingga aspek proporsionalitas pemberian menteri itu yang diharapkan nanti bisa menciptakan harmoni dalam kinerja,” kata Adi.
Selain aspek proporsionalitas pemberian menteri, menurut dia, dukungan parlemen yang hampir 60 persen menjadi faktor kuat Jokowi bisa dengan mudah merealisasikan janji politiknya.
“Dukungan parlemen hampir 60 persen yang akan \'all out\' mendukung kebijakan Jokowi. Jadi visi misi dan program kerja Jookowi tentang apa saja kemungkinan akan didorong dan didukung secara maksimal,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sultan HB X mendorong toko dan pusat perbelanjaan di Jogja menyediakan APAR sebagai langkah awal menangani kebakaran.
KDMP Sumbersari Sleman telah berjalan enam bulan, tetapi pengelolaan belum penuh karena menunggu verifikasi, serah terima gedung, dan regulasi.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.